SURABAYA | SURYA Online - Untuk pertama kalinya umat Kristen Saksi-Saksi Yehuwa (SSY) menyelenggarakan Kebaktian Wilayah Berbahasa Isyarat di Kota Surabaya, Jatim. Kebaktian Wilayah Berbahasa Isyarat ini melengkapi Kebaktian Istimewa Berbahasa Isyarat sebelumnya di kota yang sama, delapan bulan lalu.
Kebaktian Wilayah Berbahasa Isyarat yang dilaksanakan di Choco Palace, Jl Bratang Gede No 124 Kota Surabaya, Minggu (22/11), ini dihadiri 194 orang, termasuk 77 orang hadirin tuna rungu. Menurut Penatua Saksi-Saksi Yehuwa Sidang Bahasa Isyarat Kota Surabaya, Andreas Guritno, para hadirin datang dari empat distrik, yaitu Distrik Jawa VII-X (termasuk Bali, Mataram, dan Lombok).
“Hadirin asal Jatim di antaranya dari Malang dan Surabaya, sedangkanJ ateng antara lain dari Solo, Jogja, Salatiga dan Semarang,” jelas Andreas Guritno di sela-sela istirahat kebaktian, Minggu (22/11) siang.
Tema kebaktian adalah “Jagalah Kerohanian Saudara” (diambil dari Alkitab, yaitu Roma 8:5 dan Yudas 17-19). Selama kebaktian, yang berlangsung pukul 08.40 WIB-16.25 WIB, para hadirin tampak tekun dan serius “mendengarkan” serangkaian khotbah berdasar Alkitab.
Suasana hening terus terasa selama kebaktian berlangsung, karena semua khotbah diberikan dalam bahasa isyarat. Demikian pula saat para hadirin bernyanyi maupun bertepuk tangan, mereka pun memakai bahasa isyarat –-nyanyian dan tepuk tangan tanpa suara….
Ada 10 orang pengkhotbah yang tampil, termasuk Pengawas Distrik (PD) Saksi-Saksi Yehuwa, Stefi Hadirianto, dan Pengawas Wilayah (PW) Saksi-Saksi Yehuwa, Tumpal N Situmorang, serta Andreas Guritno. Andreas menyampaikan khotbah berjudul “Kenakanlah Tuan Yesus Kristus”.
Dia antara lain menjelaskan pengertian ‘mengenakan Yesus Kristus’ dan hal-hal terkait itu, termasuk kemungkinan Saksi tuna rungu memperoleh tekanan karena ‘mengenakan Yesus Kristus’. Menurutnya, tekanan-tekanan ini bisa muncul dalam beberapa bentuk dan dapat terjadi di berbagai tempat.
“Bisa di tempat kerja, lingkungan sekolah maupun keluarga,” ujar Andreas Guritno seraya menambahkan bahwa Yesus dulu pun memperoleh banyak tekanan dan menderita namun sekaligus meninggalkan model untuk diikuti para pengikutnya secara saksama, sebagaimana di catat dalam Alkitab yaitu 1 Petrus 2 ayat 20.
Kebaktian Wilayah ini dilengkapi pula khotbah mengenai pentingnya pembaktian dan baptisan air bagi Saksi-Saksi Yehuwa (Yehuwa adalah nama pribadi Allah, Red). Khotbah tersebut disampaikan oleh Donnie Lesmana, menjelang istirahat siang pukul 11.50 WIB.
Saat istirahat dimanfaatkan oleh para hadirin untuk makan siang dan bergaul sama lain hingga pukul 13.00 WIB. Sesudah itu acara dilanjutkan kembali sampai pukul 16.25 WIB. Para penyembah Yehuwa yang mempunyai masalah dengan pendengaran dan pembicaraan mereka itu pun bersuka cita…. jun
Editor : Junianto Setyadi