SURABAYA- SURYA-Takbir keliling yang dilakukan beberapa anak baru gede (ABG) terlibat tawur di depan SMP Hang Tuah Jl Ikan Sepat, Tanjung Perak, Kamis (26/11), sekitar pukul 21.00 WIB.
David Eko Priyambodo, 15, warga Demak Jaya tidak sadarkan diri setelah kepalanya dipukul Rohmat, 14, warga Dupak Bangunsari dengan ukulele.
Karena darah terus mengucur dari kepala korban, teman korban membawa ke Rumah Sakit (RS) PHC Tanjung Perak yang lokasinya sekitar 1 km. Tapi karena kondisinya cukup parah, korban dirujuk ke RSU Dr Soetomo Surabaya dan hingga siang kemarin, masih belum bisa diperiksa penyidik Polres Tanjung Perak karena belum sadarkan diri.
“Bagaimana kronologinya, kami kurang tahu pasti karena korban belum bisa diperiksa,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanjung Perak AKP Setyo Koes Heriyatno, Jumat (27/11).
Informasi yang diperoleh di lapangan, peristiwa bermula saat ada rombongan takbir keliling lewat mengendarai motor. Grup tersangka yang tengah melintas diolok-olok oleh orang lain yang juga naik motor. Dari situ timbul ketegangan dan terlibat adu jotos dan pemuda itu lari.
Grup tersangka yang terdiri sekitar enam orang tidak terima dan mencari orang yang memukul temannya. Korban yang tidak tahu apa-apa tengah melihat beberapa sapi kurban yang diikat di Jl Ikan Sepat, didatangi kelompok tersangka. Tanpa ba bi bu, kepala korban langsung dipukul dengan ukulele dan tersungkur ke tanah.
Melihat ada perkelahian, salah seorang warga lapor ke Polres Tanjung Perak. Sekitar Polisi langsung menangkap Rohmat yang masih ada di TKP.
“Kelompok tersangka dan korban bukan peserta takbir keliling. Mereka kebetulan melintas di jalan itu,” ujar AKP Setyo. mif
Editor : jps