Home » Surabaya Metro

Soekarwo Serahkan Sapi 1,1 Ton, Mantan Wapres Sholat di Masjid Al Akbar

SURABAYA - SURYA-Gubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf menyerahkan sapi kurban seberat 1,1 ton usai menjalankan sholat Idul Adha, Jumat (27/11) di Masjid Al Akbar Surabaya.
Sementara Gus Ipul menyerahkan sapi seberat 900 kg.

Petinggi Jatim lainnya, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suwarno, Kapolda Jatim Brigjen Pol Pratiknyo, dan Kajati Jatim M Farela juga menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban Masjib Al Akbar.
Menurut Soekarwo, hari raya Idul Adha merupakan momentum yang tepat untuk peduli dan berbagi kepada sesame yang lebih membutuhkan. “Makanya kepada mereka yang mampu, sangat dianjurkan untuk berkurban,” terang Soekarwo.

Yang menarik dari pemandangan sholat Idul Adha di masjid terbesar di Asia Tenggara kemarin adalah kehadiran mantan Wapres Try Sutrisno yang juga menjadi salah satu penggalang dan penyandang dana pembangunan masjid waktu itu.

Humas Masjid Al Akbar Helmy M Noor mengatakan, Idul Adha tahun ini masjid menerima hewan kurban sebanyak 18 sapi dan 36 kambing. “Sebanyak 3.000 bungkus daging kurban tersebut akan kita berikan kepada kaum dhuafa, panti asuhan, dan lembaga sosial,” katanya.

Sedang Dinas Perhubungan & LLAJ Jatim menyembelih 15 ekor sapi dan 61 kambing.
Panitia penyembelian hewan kurban Dinas Perhubungan & LLAJ Jatim Sukardi mengatakan, penyembelian hewan kurban tersebut merupakan acara rutin yang digelar setiap setahun sekali.
“Tujuannya untuk berbagi dengan masyarakat di sekitar,” ujar Sukardi.

Dari 76 hewan kurban tersebut, hanya sapi saja yang disembelih di kantor Dishub dan dagingnya diberikan kepada 1.600 masyarakat sekitar yang membutuhkan, masing-masing 8 ons. 61 kambing diserahkan kepada panti asuhan di Surabaya.

“Prioritasnya masyarakat yang tinggal di sekitar kantor Jalan A Yani dan Jemur Andayani. Tapi masyarakat dari tempat lain juga boleh mengantre,” tukas Bambang.

Agar tertib dan tidak berdesakan, untuk mengambil daging kurban, masyarakat diberi satu kupon satu orang. Selama proses pembagian, sejumlah aparat polisi melakukan penjagaan ketat. “Selain itu, saya juga pengen masak rawon,” kata Bu Rusman, warga Jemurwonosari yang ikut antre pembagian hewan kurban. uji

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "