Pemkot Kediri Siapkan Tes CPNS Gelombang Kedua

KEDIRI | SURYA Online - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur (Jatim), sedang mempersiapkan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) gelombang kedua, menyusul protes yang diajukan pendaftar karena ijazah ditolak.

“Saat ini, kami sedang persiapan teknis untuk menggelar ujian tes CPNS gelombang kedua,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Kediri, Semeru Singgih, di Kediri, Senin (23/11).

Saat ini, tambah Semeru, pihaknya sudah memulai verifikasi berkas formulir yang diajukan kepada pemkot.

Pihaknya juga melibatkan seluruh perguruan tinggi di Kediri, untuk upaya verifikasi tersebut. Ia menyebutkan, beberapa perguruan tinggi itu antara lain STAIN, IAIT, Universitas Kadiri, Universitas Islam Kediri, STITM.

Semeru berharap, verifikasi bisa selesai akhir bulan ini. Dengan itu, rencana tes gelombang kedua CPNS di Kota Kediri bisa dilaksanakan pada 6 Desember 2009.

Menyinggung tentang lembar soal, Semeru mengatakan, pihaknya tidak akan menggunakan soal ujian yang sebelumnya sudah diujikan dalam tes CPNS 21 November lalu.

“Kami akan membuat soal baru, dengan bobot yang sama dengan sebelumnya dan melibatkan perguruan tinggi yang sama,” katanya menjelaskan.

Namun, ia enggan untuk memberi komentar terkait dengan anggaran. Saat ini, pihaknya sedang konsentrasi mengerjakan verifikasi pendaftar yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos.

Lebih lanjut, Semeru mengatakan, untuk lembar jawab kerja (LJK), saat ini masih terdapat beberapa dan disimpan di markas Kepolisian Resor Kota. Jalan Brawijaya. Pihaknya memastikan, upaya tes CPNS gelombang kedua lancar, dan tidak ada kendala berarti.

“Kami juga akan koordinasi dengan pemerintah provinsi, supaya jadwal pengumuman yang seharusnya dilakukan tanggal 28 November, untuk di Kediri ditunda hingga tes gelombang kedua usai,” katanya mengungkapkan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Sholahudin Faturrahman mengaku, masih belum mengetahui payung hukum rencana penyelenggaraan ujian CPNS gelombang kedua.

Ia mengatakan, kewenangan untuk menyelenggarakan ujian CPNS berada di tangan pemkot, dengan sebelumnya dikoordinir oleh Pemprov Jatim.

“Kami masih mencari payung hukum rencana tersebut. Jika memang harus dilakukan, kami harus membicarakan hal ini dengan pejabat terkait,” kata Sholahudin.

Jumlah pendaftar CPNS di Kediri tahun 2009 ini mencapai 17 ribu orang. Dari jumlah itu, sebanyak 4 ribu berkas harus dikembalikan, karena dinilai tidak lolos kualifikasi.

Tahun 2009 ini, pemkot menyediakan kuota CPNS hingga 443 kursi, yaitu untuk bidang pendidikan sejumlah 156 kursi, bidang kesehatan hingga 148 kursi, dan untuk tenaga teknis sejumlah 139 kursi.

ant

Dibaca: 490 kali

  • Editor : Sugeng Wibowo

Komentar anda

  1. Mohamad Sulton Senin, 23 Nopember 2009 - 22:26:35

    Kalau seandainya terjadi benar rekruitmen CPNS Kediri gel.2,saya yakin akan makin tambah kacau…,
    karena akan terjadi lonjakan peserta yg lebih dari rekruitmen yang pertama..,dari luar kota akan berbondong-bondong ke kediri untuk mendaftar sebagai peserta..,karena mereka merasa belum puas dengan hasil dari ke ikut serta’a pada waktu test yang pertama,sekian dan terima kasih…

  2. Widya Rabu, 25 Nopember 2009 - 11:08:30

    Yang telah ikut Ujian Pertama boleh ikut lagi ya?

  3. Febriana Yusiyanti Rabu, 25 Nopember 2009 - 22:09:52

    pastinya banyak biaya yang harus masih dikeluarkan,

  4. ijal Jumat, 27 Nopember 2009 - 18:53:13

    ya kalo pemkot ngadain tes kedua berarti pemkot ngakuin emang ada pengaturan tes..
    keliatan jeleknya pemkot kediri, kan dah ada ketentuan ”keputusan panitia tidak bisa diganggu gugat’
    kalo gtu tiap tahun yang dianggap ndak lolos bisa protes lg tu,biar ada ujian kedua..

  5. kUSTANTO Sabtu, 28 Nopember 2009 - 11:08:48

    Saya kira merupakan hal bisa dikatakan menggembirakan sekaligus hal yang bisa kita sambut dengan baik sebab, akan memberikan kesempatan bagi pelamar - pelamar yang kemarin kurang beruntung untuk bisa mencoba keberuntungan nasibnya……. semoga info ini benar dan terlaksana, amin

  6. heri wibowo Minggu, 29 Nopember 2009 - 13:27:01

    Kediri OK, pelaksanaan ke dua harus transparan !!!!!!!!

  7. chuy Senin, 30 Nopember 2009 - 17:42:26

    hemm,,,enak ya kalo semua kota punya kebijakan seperti kediri,, ada gelombang ke 2,,waaahh,,,bisa ikut tes sana-sini donk,,

  8. hadian azhar Selasa, 1 Desember 2009 - 10:05:39

    Waa..hh, kacau dech. dan makin kacau aja Pemkot Kediri. Hendaklah Profesional, kebijakan diambil kok plin-plan. Lebih baik konsisten aja pada aturan awal. Tidak perlulah mengada-ada ujian susulan kedua. Lha yang sudah ujian tahap pertama gimana? udah ngabisin uang rakyat, eehh masih termakan provokasi untuk melakukan ujian tahap kedua.. Heran aku…..

  9. A Mufida Selasa, 1 Desember 2009 - 10:59:10

    Mohon panitia kalau ada verifikasi ulang dari daftar peserta yg tdk lulus seleksi administrasi yg teliti dong…,dan tolong diverifikasi dari semua daftar peserta yg tdk lolos itu jangan cuma dari univ. yg negeri. Kasusnya macam2 bukan cuma masalah ijazah dari negeri yg kebetulan tidak terseleksi padahal ada formasinya, punyaku misalnya dari Univ. swasta(UMM) ada surat akta akreditasi dari kampus, ada fotokopi pengalaman kerja dan surat pernyataan dari pimpinan sebagaimana format yg diminta(susah lo…mintanya)pokoknya semua lengkap deh.. tp dikasih balasan surat pengalaman terputus2 gak memenuhi sarat,tolong kepada panitia daftar peserta gel II pasang di internet biar gak meresahkan kalau memang benar2 ada.Terimakasih

Kirim Komentar