Kediri - SURYA- Belasan calon peserta tes CPNS Kota Kediri menggeruduk kantor BKD Kota Kediri, Rabu (18/11). Mereka memrotes sikap BKD yang menjadi panitia penerimaan CPNS telah menyatakan mereka tidak lolos administratif, hanya karena alasan tidak sesuai kualifikasi pendidikan.
“Masak kami yang berijazah S1 Biologi yang didukung dengan akta IV (mengajar) dikatakan tidak sesuai kualifikasi,” teriak Ibrahim Asip, 31, warga Jl Masjid Al-Huda, Kelurahan Ngadisimo Kota Kediri.
Pria yang sudah lama menjadi pengajar di SMP dan SMK Al-Huda menilai pemahaman BKD kurang maksimal. Dia mencontohkan, di Batu dengan kualifikasi yang sama lolos administasi. Alumnus UGM ini kecewa.
“Dijelaskan dalam balasan, ijazah/Akta mengajar tidak sesuai dengan formasi/kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan,” ujarnya sambil menunjukkan surat balasan yang dia terima.
Latifatul Hofiroh, 39, pelamar lain juga kecewa karena dirinya dinyatakan tidak lolos. Meski ijazahnya sudah memenuhi kualifikasi, tapi tetap tidak lolos. Kedatangan mereka yang hanya ditemui staf BKD semakin membuat kecewa.
Saat ini ada 4.000 peserta dari jumlah total 17.000 pelamar CPNS Kota Kediri. Mereka tersingkir karena adminisrasi. Kepala BKD, Semeru Singgih, mengatakan bahwa mereka memang tak memenuhi kualifikasi. “Yang kami butuhkan itu sarjana pendidikan, bukan sarjana yang lain. Meski mereka telah dilengkapi akta IV,” jelasnya. k2