Jember - Surya- Kawanan perampok menyatroni rumah dan toko milik Sugiono, 38 di Desa Mangaran Kecamatan Ajung, Rabu (18/11) dini hari. Akibat peristiwa itu, Sugiono kehilangan uang tunai Rp 8 juta, sebuah sepeda motor dan perhiasan milik istri dan anaknya.
Menurut Sugiono, kawanan perampok beraksi sekitar pukul 01.00 WIB, saat penghuni rumah sedang tidur lelap. Sugiono terbangun ketika mendengar suara berisik dan suara mercon dari depan tokonya.
Mercon itu dilemparkan di depan rolling door. Perampok kemudian membuka paksa pintu itu dan mengobok-obok isi toko Sugiono. Kawanan perampok kemudian mendobrak pintu yang menghubungkan toko dan rumah Sugiono.
“Saya tahu, hanya mengintip karena ketakutan,” kata Sugiono.
Kawanan perampok kemudian mengancam seluruh penghuni rumah. Karena ketakutan, Sugiono hanya bisa menyerah dan pasrah. Ia menyerahkan harta miliknya yang ada di rumah itu. “Daripada dicelakai,” katanya.
Aksi perampokan itu sebenarnya sempat diketahui oleh warga sekitar. Namun, kawanan penjahat ini kembali melemparkan bondet ke arah warga. Setelah menguras harta Sugiono, kawanan perampok pergi meninggalkan rumah Sugiono.
Kapolsek Jenggawah, AKP Samsudin mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi telah memasang garis polisi dan melakukan olah TKP, serta meminta keterangan dari pemilik rumah. st9
Dibaca: 43 kali