Bonaran: Hasil Rekomendasi Tim Delapan Tidak Fair

JAKARTA | SURYA Online- Bonaran Situmeang, pengacara Anggodo Widjojo, meragukan hasil kerja Tim Delapan yang sudah menyampaikan rekomendasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (17/11).

“Hasil rekomendasi enggak fair. Saya meragukan,” kata Bonaran di Mabes Polri seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas penyadapan yang dilakukan KPK terhadap dirinya, Rabu (18/11).

Keraguan tersebut, lanjut Bonaran, lantaran lima dari delapan anggota Tim Independen tidak obyektif dalam bekerja. Sebagai contoh, kelima orang tersebut pada 29 Oktober 2009 telah menjaminkan diri untuk Bibit-Chandra saat penetapan penahanan oleh kepolisian.

“Hikmahanto, Adnan Buyung, Todung Mulya Lubis, Komarudin Hidayat, dan Anies Baswedan, mereka menjaminkan diri sebelum menjadi tim pencari fakta. Lima orang itu menjadi bagian dari delapan orang. Bagaimana mungkin lima orang itu bisa obyektif,” ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai keraguan terhadap Presiden yang telah membentuk Tim Independen, ia menjawab,

“Saya meragukan orangnya. Presiden salah pilih orang,” ucap Bonaran.

Pernyataan keras kembali dilontarkan Bonaran ketika dimintai tanggapan tentang salah satu rekomendasi Tim Independen, yaitu memberantas makelar kasus (markus) di dunia advokat. Ia menjawab, “Di situ kan (TPF) ada tiga advokat (Adnan, Todung, dan Amir Syamsudin). Mungkin mereka punya pengalaman markus,” lontar dia.

c8-09/kcm

Dibaca: 201 kali

  • Editor : Sugeng Wibowo

Kirim Komentar