P
Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan kepada Tiongkok bahwa hak-hak individu dan kebebasan harus diperoleh semua orang. Dia mengatakan kepada mahasiswa bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat tidak ditakdirkan untuk bermusuhan.
Obama berbicara ketika sesi tanya jawab di Shanghai sebelum bertolak ke Beijing untuk berbicara dengan para pemimpin Cina.
Dalam pidato di Shanghai Science and Technology Museum, Presiden Obama memuji upaya Tiongkok menangkat jutaan orang dari kemiskinan dengan mengatakan “tidak ada bandingnya” dalam sejarah umat manusia.
Namun menurut wartawan BBC di Beijing, Michael Bristow, Obama juga berkomentar bahwa tuan rumah kurang enak mendengarsoal HAM ini.
Meskipun demikian dia secara berhati-hat tidak mengecam pemerintah Cina langsung, dia mendeklarasikan bahwa hak-hak tertentu dan kebebasan adalah unversal.
Temu Mahasiswa
Obama memulai kunjungan pertama ke Tiongkok dengan pertemuan gaya kota praja dengan kaum muda di Shanghai hari Senin.
Kedatangannya menandai tahap terakhir dari lawatan delapan harinya ke Asia.
Selama kunjungan Presiden Obama meneguhkan komitmennya untuk memperkuat hubungan dengan negara adidaya regional.
Kunjungannya berlangsung di tengah makin tegangnya perdagangan bilateral. Tiongkok menuduh Washington melalukan proteksi dengan melarang sejumlah produk buatan Tiongkok.
Media Tiongkok meminta masyarakat untuk menanyakan Obama soal hal itu di Shanghai.
Banyak pertanyaan mendesak dia untuk mengklarifikasikan pertemuan dengan Dalai Lama, pemimpin Tibet di pengasingan yang disebut Beijing sebagai “separatis”, tulis kantor berita Reuters.
Wartawan BBC Chris Hogg di Shanghai mengatakan perundingan mengenai apakah pertemuan ala “town hall” ini akan disiarkan sudah berlangsung dua minggu karena peristiwa ini sensitif di Cina.
Juru bicara Kedubes Amerika di Beijing mengatakan kepada Reuters, pertemuan gaya kota praja itu kemungkinan disiarkan hanya di saluran televisi lokal. bbc/rr
Dibaca: 419 kali
raden dhamar besari
Hebaaat, itulah yang dapat saya sampaikan kepada negara china. Hingga jaman Rosul sudah ada seruan seperti itu, hal ini menandakan bahwa negara china merupakan salah satu negara yang dapat mendapat perhatian dari rosul. sayang hal ini tidak ada yang menggumbris terutama bangsa Indonesia. Masalah Perekonomian merupakan salah satu permasalahan yang sempat diangkat oleh nabi-nabi kita jaman dulu. mengingat manusia di dunia ini tidak ada yang lepas dari masalaah perekonomian. Kalau negara Indonesia ingin maju harus berpegang pada pepatah ” belajarlah sampai ke negeri china tersebut “, ada apa di negeri china ! Ketika negera-negara maju selalu meikirkan teknologi dengan gencar-gencarnya, negara china meimikirkan perekonomian dengan gencar, kini kita hasilnya, negara maju banyak yang hancur disktor perekonomianya, negara china berjaya di sektor perekonomianya, wal hasil negara maju menjadi terpuruk dari segala bidang kehidupan kini negara china menguasai segala bidang kehidupan, masalahnya perekonomian sangat maju dengan pesat. Lihat Leang Leong yang dijadikan sebagai lambang dalam budaya china yang melambangkan bagaimana upaya rakyat china ingin menguasai dunia, nampaknya kini akan terwujud. Dari segi perekonomian maju pesat terbukti dengan banyak produk-produk yang berasal dari negara china, sedangkan di Jepang mulai memudar, karena kurang memperhatikan sektor perekonomianya, suaut saat semua teknologi yang ada di dunia akan dibeli oleh orang china. dan negara-negara maju yang mengandalkan teknologi, tunggu saat hancurnya, karena perekonomian tidak diperhatikan akan mundur kesejahteraan rakyatnya, teknologi gak laku lagi, dan di beli murah oleh rakyat china…. kuaaapooook. makanya jangan remehkan mata pelajaran perekonomian.