2010 Sriwijaya Air Garap Bisnis Kargo

Surabaya - SURYA- Bisnis kiriman kargo akan jadi fokus Sriwijaya Air, untuk mendongkrak revenue pada 2010. Dengan menambah kontribusi revenue kargo minimal 5 persen, maskapai swasta ini akan menjangkau wilayah Indonesia Timur.

Sales & Marketing Supervisor Sriwijaya Air Surabaya A Yani mengutarakan, bisnis kargo sebenarnya sangat potensial. Meski hanya menyediakan kapasitas kargo sebesar 25 persen, namun selalu over demand terutama untuk kiriman ke Indonesia Timur.

“Core business kami tetap melayani penumpang dengan kapasitas 75 persen,” terang Yani, usai memberangkatkan yatim piatu PA Nurul Hayat pada HUT Sriwijaya Air ke-6 di Bandara Juanda, Senin (9/11).
Selama ini, Sriwijaya Air menggarap bisnis kargo di wilayah Indonesia Barat. Dari pengalaman itu, A Yani mengakui, jika kontribusi revenue dari kargo cukup lumayan. Dia mencontohkan, jika pendapatan per bulan mencapai Rp 20 miliar, maka dari kargo bisa Rp 2 miliar.
Wilayah kiriman kargo terbanyak, selain ke Balikpapan dan Tarakan, juga ke Makassar dan Manado. “Bisnis kargo memang prospektif. Maka dari itu, kemungkinan mulai awal 2010 penetrasi kargo akan dikembangkan ke Indonesia Timur,” ujar Yani.
Melihat potensi yang cukup besar, maka pihaknya akan membuka bisnis kargo untuk wilayah Ternate, Sorong, dan Manokwari. Kontribusi revenue juga akan dinaikkan minimal sebesar 5 persen. Kontribusi ini kemungkinan akan makin meningkat, terutama pada Januari hingga April. “Kami masih menggunakan Boeing 737-300 dan 737-400,” urainya. sda

Dibaca: 421 kali

  • Editor : jps

Komentar anda

  1. Andi Aghuez Saputra Minggu, 13 Desember 2009 - 12:38:29

    Ass. Wr.Wb

    Aq boleh nanya g…….

    apa ada lowongan pegawai di sriwijaya air districk makassar g…..?

  2. herman ganteng Rabu, 20 Januari 2010 - 20:56:13

    Blh2 tu bka kargo, tp jgn jual Human Remain

Kirim Komentar