Home » Surabaya Metro

Target Menang Pilwali, Demokrat Musdalub

SURABAYA-SURYA-DPD PDIP Jawa Timur menargetkan menang dalam pilwali Kota Surabaya 2010.
Untuk itu, DPD memberikan otoritas penuh kepada DPC PDIP Surabaya dalam mengatur strategi pemenangan dan memilih mitra koalisi.
“Langkah yang tepat dan jitu harus diterapkan termasuk memilih koalisi dengan partai lain,” kata Ketua DPD PDIP Jatim, H Sirmadji Tjondropragoli, Jumat (30/10).

Saat ini, kata wakil ketua DPRD Jatim itu, terjadi berbagai wacana dan manuver politik, bahkan, diantara kandidat cawali meski belum resmi terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), sudah terjadi persaingan yang cukup ketat. Saling serang opini dan memperebutkan pengaruh dukungan dari masing-masing kubu.

“Itu semua kami lihat sebagai kewajaran dalam demokrasi. Keluarga besar PDIP tidak boleh terpancing oleh berbagai manuver politik yang berkembang di lapangan yang justru bisa melemahkan dukungan,” ucap Sirmadji.

Meski memiliki cawali dengan elektabilitas dan kepopuleran cukup tinggi seperti Bambang DH, Saleh Ismail Mukadar serta cawawali Wisnu Sakti Buana, PDIP tidak boleh terlena. Sosialisasi dan mendekati masyarakat secara langsung harus tetap dilakukan.
“Jika PDIP bisa menang dalam Pilwali Surabaya, bisa menjadi prestasi tersendiri nantinya,” tutur Sirmadji.

Di tempat terpisah, Plt DPD Partai Demokrat (PD) Jawa Timur, Ibnu Hajar bersama calon wali kota Fandi Utomo, melakukan silaturahmi dengan pimpinan media di Jawa Timur di Resto Nine Surabaya.
“Kami akan menggelar Musdalub besok (1/11) di Hotel Bumi Surabaya yang akan dihadiri oleh Ketua Umum Partai Demokrat,” jelas Ibnu Hajar membuka pembicaraan

Dalam kesempatan tersebut, pensiunan bintang satu itu berharap bisa menjalin kerjasama yang bagus dengan seluruh media karena media memiliki peran penting dalam era politik.
“Saya banyak belajar untuk ini,” aku pria yang berpenampilan santun ini.

Tentang Musdalub, Ibnu tidak menerangkan cukup banyak karena dirinya sebenarnya hanya melanjutkan sisa waktu kepemimpinan Imam Sunardhi yang kini menjadi ketua DPRD Jatim.
“Saya kan hanya melanjutkan sisa satu setengah tahun saja,” elaknya ketika ditanya bagaimana komposisi susunan cabinet DPD nantinya. (aru)

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "