Home » Jatim Raya

Sopir Bus Ugal-ugalan, Gunung Harta Hantam Pickup, 2 Tewas

Pasuruan - Surya- Kecelakaan maut antara bus Gunung Harta bernopol DK 9142 GH dengan sebuah pickup bernopol W 1522 NT terjadi di Jl Raya Sudan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (29/10) malam. Dalam peristiwa tersebut dua penumpang pickup tewas di tempat kejadian dan dua penumpang pickup lainnya luka-luka.

Peristiwa itu terjadi saat Bus Gunung Harta yang dikemudikan Rofiq, 40, warga Malang, meluncur dari arah Selatan, Malang menuju Pasuruan dengan kecepatan tinggi. Sementara dari arah yang berlawanan meluncur pickup yang dikemudikan Suherman juga meluncur dengan kecepatan sedang mengangkut mebeler.

Setiba di Jl Raya Sudan, bus jurusan Malang-Denpasar tersebut mencoba mendahului sebuah bus lainnya yang tiba-tiba mengerem hendak berhenti. Disaat bersamaan pickup berwarna biru tersebut muncul. Tak ayal benturan antara dua kendaraan yang sama melaju kencang tidak dapat dihindarkan lagi. Suara benturan keras mengagetkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Saya kaget, bus dari arah Malang tersebut tiba-tiba muncul hendak mendahului sebuah bus lainnya. Badan bus juga terlalu ke kanan jalan. Karena kaget, saya mencoba membanting ke kanan dan tidak dapat menghindari lagi,” terang Suherman, sopir pickup.

Karena benturan yang keras tersebut, pickup berwarna biru yang dikemudikan Suherman, berputar dan baru berhenti dengan posisi menghadap ke Utara. Sedangkan muatan mebeler yang hendak dikirim berserakan di jalanan.
Bagian depan sebelah kiri pickup mengalami kerusakan yang parah dan dua penumpangnya, yakni M Aqib, 42, dan anaknya Aisyah, 10, keduanya warga Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, meninggal di tempat kejadian.

Sedangkan dua penumpang pickup lainnya, yakni Suherman sendiri mengalami luka ringan dan di rawat di Puskesmas Purwosari, serta kernet M Arif, 28, luka parah dan di rawat di RS Saiful Anwar Malang.
Sementara kondisi bus Gunung Harta yang dikemudikan Rofiq, kaca bagian depannya pecah dan bodi depan sedikit rungsep serta terperosok ke kebun milik warga.

Dari salah seorang penumpang bus diperoleh keterangan, saat itu bus Gunung Harta membayangi bus lain di depannya dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba saja bus di depannya itu mengerem hendak berhenti.

“Mungkin saja sopirnya kaget dan hendak ngerem sudah tidak kesampaian. Sehingga kemudi di buang ke kanan dan akhirnya menabrak pickup yang meluncur dari arah berlawanan itu,” ujar penumpang yang mengaku bernama Mulyanto yang duduk di kursi depan.

Begitu mengetahui terjadinya kecelakaan tersebut, warga langsung berlarian untuk memberikan pertolongan. Bahkan karena kondisi mabil pickup yang bagian depannya ringsek, warga terpaksa mencukit dengan benda keras untuk mengeluarkan para korban.
Sementara, akibat kecelakaan tersebut, jalur lalu lintas yang menghubungkan Malang-Pasuruan mengalami kemacetan hingga 3 jam. Lalu lintas baru lancer setelah petugas
berhasil memingirkan kendaraan dan muatan mebeler yang tercecer. St13

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "