Home » Surabaya Metro

Sembilan Anak Gizi Buruk Satu Meninggal

SURABAYA-SURYA- Sembilan anak gizi buruk dirawat di RSUD dr M Soewandhie Surabaya, Jumat (30/10). Satu di antara mereka meninggal dunia, beberapa saat setelah masuk UGD.
Balita gizi buruk yang meninggal dunia bernama Nia Ramadhani, warga Jl Sidotopo Jaya Surabaya. Dia meninggal sekitar tiga jam setelah dirawat di UGD. Bayi dua tahun itu hanya berberat badan 7 kilogram, padahal seharusnya 14 kilogram. Saat masuk RS, dia dalam kondisi dehidrasi berat akibat diare.

Sembilan anak gizi buruk itu antara lain: Putri Amelia Sari, 2, warga Bulak Rukem IV; Diana Aisyah, warga Jati Srono Timur; Iqbal, 2, warga Asem Rowo Mulyo; Lukman Hakim, warga Sawah Pulo Timur; Hani Firdaus, 1, warga Gembong; Abdul Muhid, 2, warga Jl Sumbo; dan Suci Kuraini, warga Sidorame Baru.
Kedatangan mereka menambah panjang daftar penderita gizi buruk yang masuk RSUD dr Soewandhie. Sebagian besar mereka dilarikan ke RS dalam kondisi dehidrasi karena diare. “Dia saya bawa ke sini karena panas terus selama dua hari,” ujar Ny Hotimah, ibu Abdul Muhid.
Ny Hotimah juga baru mengetahui kalau anak kelimanya itu menderita gizi buruk, setelah tim dokter memeriksa kondisi Muhid. Bocah yang menginjak usia dua tahun itu hanya berbobot 5,3 kg.

“Kami beri terapi berbarengan dengan meningkatkan status gizi dengan memberi tambahan formula dan kombinasi gula, mineral, dan vitamin,” ujar Dewi Purwanti, ahli gizi RSUD dr M Soewandhie.

Direktur RSUD dr M Soewandhie Lilian Anggraeny membenarkan adanya peningkatan jumlah anak penderita gizi buruk di akhir bulan Oktober 2009. “Kemarin ada tujuh balita gizi buruk yang dirawat di sini. Tapi, hari ini ada yang baru masuk dan ada dua yang pulang paksa,” ujarnya.

Menurut Lilian, bagi anak-anak yang dibawa keluarganya pulang paksa telah diberi surat rujukan ke puskesmas. Dengan demikian, kondisi mereka tetap bisa terpantau, meski tidak menjalani perawatan di RS. rey

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "