LOWOKWARU - SURYA - Hari Jumat (30/10) kemarin, menjadi hari nahas bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polsekta Lowokwaru, dua pencuri dan satu jambret berhasil ditangkap petugas dan warga saat menjalankan aksinya.
Atbulloh, 24, dan Heri Apriyal, 25, dua pemuda asal Lampung dibekuk petugas patroli Polsekta Lowokwaru, Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB usai mencuri laptop dan tiga buah ponsel di sebuah kamar kos di Jl Raya Tlogomas. Kamar tersebut dihuni Novia, 22, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang asal Makasar.
Novia menceritakan, saat itu ia memergoki salah satu pelaku keluar kamarnya dengan menenteng laptop merk Axioo miliknya. Seketika itu, Novia menjerit maling, dan kedua bandit langsung keluar rumah dan kabur dengan motor Yamaha RX King B-6311-NSY menuju arah kota Batu.
Di saat itulah, petugas patroli, Bripka Andi S, yang secara kebetulan mendengar teriakan korban jika dua pria yang naik RX King baru saja mencuri laptopnya.
Kejar-kejaran antara polisi dengan bandit terjadi sekitar 50 meter. Dan keberuntungan berada di pihak penegak hukum. Dua pelaku berhasil dipepet hingga menabrak mikrolet dan terjatuh. Keduanya diringkus dengan bantuan warga sekitar yang juga memberi hadiah bogem mentah. Atbulloh dan Heri babak belur.
Selain mengamankan barang bukti hasil kejahatan, petugas juga menyita sebuah linggis kecil dan sebuah alat pembongkar kunci dari besi yang terdapat di tas salah satu pelaku. Tidak hanya itu, petugas juga menemukan beraneka jimat berukuran kecil. Belum diketahui apakah jimat itu guna menaklukkan korban.
“Kasus ini masih terus dikembangkan, karena ada dugaan keduanya pernah mencuri di tempat lain karena ditemukan banyak kunci dan kartu identitas milik orang lain,” terang Kapolsekta Lowokwaru, AKP Gatot Suseno.
Ponsel Mahasiswi UB Digasak
Beberapa jam usai menangkap dua bandit tempat kos, Polsekta Lowokwaru kembali menangkap penjahat. Andik Supriono, 28, warga Jl MT Haryono, ditangkap petugas di rumahnya, selang satu jam usai menjambret ponsel pengendara motor.
Andik, bersama rekannya, Aldo, menjambret ponsel Nokia N73 milik Silvia Nurisa, mahasiswa Brawijaya asal Kediri. “Kami masih memburu Aldo, rekan Andik yang saat ini kabur,” terang Gatot.
Menggunakan motor Honda Supra Fit, Andik sebagai joki memepet korban yang berboncengan dengan rekannya dari sisi kiri di Jl Raya Tlogomas. Selanjutnya, Aldo bertindak sebagai eksekutor yang merampas. why
Editor : jps