SURABAYA - SURYA- Sebanyak 197 sekolah swasta menerima kucuran dana hibah Bopda triwulan tiga dan empat 2009 sebesar Rp 44.074.368.000. MoU penyerahan dana itu ditandatangani para kasek dan Kadindik Surabaya secara serentak di SMA Barunawati, Kamis (29/10).
Sekolah yang menerima dana hibah itu terdiri dari 85 SMK dan 112 SMA-MA-SMA LB. Untuk SMK, sebanyak 35.139 siswa akan menerima Rp 152.000/orang/bulan, sedangkan siswa sekolah sederajat lainnya, 13.354 siswa, akan mendapat Rp 150.000/orang/bulan.
Tidak semua sekolah swasta menerima dana hibah itu. Kabid Dikmenjur Dindik Surabaya Ruddy Winarko menyatakan, jumlah siswa dan sekolah yang mendapat bantuan saat ini ditentukan berdasar proposal yang diajukan. Ada SMA yang ditolak karena memalsu data siswa.
Demikian pula tidak semua siswa mendapat bantuan. Untuk SMK, semua siswa (dari 85 SMK) menerima jatah dana ini. Sedangkan untuk SMA dan sekolah sederajat (dari 112 sekolah) hanya siswa dari keluarga tidak mampu yang mendapat dana hibah ini.
Kadindik Sahudi meminta kepada sekolah penerima hibah untuk menggunakan dana bantuan ini sesuai aturan. Pihak sekolah dilarang memungut dana tambahan dari siswa jika biaya operasional sekolah sudah bisa ditutup dengan dana Bopda.
Sedangkan bagi sekolah swasta yang menolak hibah Bopda diminta tetap memberi keringanan atau bila perlu menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa miskin. “Sekolah ini tetap harus menerapkan aturan sesuai juklis, tidak boleh menetapkan biaya pendidikan semaunya,” tegas Sahudi. rey
Editor : jps