Home » HotNews » Regional » Sulawesi

Ledakan di Bone Berkekuatan 50.000 Ton TNT

SURYA Online - Ledakan besar yang terjadi di perairan Teluk Bone pada 8 Oktober 2009, masih terus menjadi perbincangan warga di daerah itu. Namun, kini ada penjelasan yang jelas penyebab terjadinya ledakan itu.

Ledakan besar itu disebabkan jatuhnya meteorit yang berasal dari asteroid. Benda luar angkasa itu diameternya berkisar 10 meter.

“Ledakan terjadi karena tekanan atmosfer menyebabkan pelepasan energi yang cukup besar. Kecepatan jatuh meteorit tersebut sekitar 45.000 mil per jam (atau hampir70.000 km per jam,” demikian Tim Spahr, direktur the Minor Planet Center in Cambridge, Massachusetts.

Ledakan itu terjadi karena kecepatan meteorit itu dan pelambatan saat memasuki atmosfir besarnya menunjukkan kekuatan ledakan berkisar 50.000 ton TNT (trinitrotoluena) dan dapat didengar hingga jarak 10.000 mil. Ledakan tersebut terjadi di ketinggian sekitar sekitar 12 km di atas permukaan laut sehingga tidak ada kerusakan yang terjadi di daratan.

Ukuran meteorit berdiamater 10 meter. Jika ukurannya sedikit lebih besar missal 30 meter maka kerusakan yang ditimbulkan akan jauh lebih besar.

Sebagai contoh pada tahun 1908 meteor jatu di pecahan asteroid atau komet diameter 60 meter di Tunguska, Rusia, kekuatan ledakannyta mencapai 10-15 juta ton TNT dapat menghancurkan satu kota besar.

Meteorit yang jatuh di Bone itu memang tidak dapat dilihat teleskop. Sebenarnya keberadaan asteroid yang ukurannya lebih kecil dari 100 meter sudah ditandai dan dimasukkan katalog. Namun untuk objek yang lebih kecil jika ingin dapat dilihat maka akan membutuhkan dana miliaran dolar untuk membuat teleskopnya.

Berdasarkan perkiraan sebaran asteroid di antariksa dekat bumi, objek seperti itu punya kemungkinan jatuh di bumi setiap dua sampai 12 tahun. rr

Editor : Satwiko Rumekso

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "