LOWOKWARU - SURYA- Pundi-pundi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dipastikan semakin sesak, karena dikucuri dana segar Rp 6 miliar hibah Ditjen Dikti Depdiknas. Dana itu diperoleh setelah UMM memenangi program hibah kompetisi institusi (PHKI) senilai lebih dari Rp 4 miliar. Sementara Rp 2 miliar sisanya, disuntikkan Dikti atas keberhasilan UMM meraih status akreditasi ‘bermutu’.
Menurut Pembantu Rektor I UMM, Prof Dr Sujono MKes, untuk memenangkan dana PHKI periode 2009 - 2010 yang Rp 4 miliar itu, UMM harus menyisihkan beberapa perguruan tinggi se-Indonesia. ”Dalam persaingan ini, kami memenangi dua tema sekaligus,” kata Sujono, Selasa (29/9).
Tema pertama yang dipresentasikan UMM, lanjut Sujono, adalah program seputar pengembangan tata kelola dan pencitraan kampus. ”Contoh konkretnya seperti bagaimana membuat tata kelola yang terpadu, mengintegrasikan pangkalan data dan sistem informasi manajemen, juga peningkatan efektivitas manajemen sumber daya manusia dan sistem penjaminan mutu akademik,” kata Sujono.
Sedangkan tema kedua yang akan menjadi fokus UMM kedepan, adalah peningkatan daya saing lulusan. Hal ini bisa dicapai melalui peningkatan practical skill, percepatan masa studi mahasiswa, juga perluasan akses ke dunia kerja.ab
Editor : jps