Home » Bisnis

Target Pembiayaan Bank Muamalat Rp 720 M

SURABAYA - SURYA - PT Bank Muamalat Tbk gencar menyasar segmen usaha mikro melalui penyaluran pembiayaan (kredit) dana pihak ketiga (DPK) maupun dana CSR. Target penyaluran pembiayaan selama semester II 2009 sebesar Rp 720 miliar.

Penyaluran pembiayaan selama semester I mencapai Rp 650 miliar, dengan total DPK Rp 950 miliar. “Kita akan genjot komposisi FDR (finance to deposit ratio) sampai 68 persen, sekarang baru 65 persen,” kata Setiabudi, Area Manager Jatim Bali Nusa Tenggara Bank Muamalat, Minggu (30/8).

Dari sisi CSR, penguatan usaha mikro lewat program Komunitas Usaha Mikro Muamalat (KUM) berbasis masjid. Dana CSR berasal dari 2,5 persen laba bersih, yang pada 2008 secara nasional tercatat Rp 320 miliar. “Tahun ini targetnya masih sama seperti tahun lalu,” ujarnya.

Program KUM ini tercatat telah menggandeng 4.697 pengusaha mikro seluruh Indonesia dengan kerja sama 179 masjid di 28 kota. Setiap masjid mendapat alokasi dana Rp 40 juta, dengan estimasi dana ini diperuntukkan 20 pelaku usaha, dalam peminjaman dana ini tidak memakai sistem bunga pinjaman.

Untuk wilayah Surabaya mendapat alokasi dana Rp 600 juta dengan kerja sama 15 masjid. “Dana CSR ini di luar penyaluran pembiayaan yang bersumber dari DPK, jadi tidak ada sistem besaran kredit bermasalah (nonperforming finance/NPF),” sambung Isnaini Mukti Aziz, Direktur Baitulmaal Muamalat.

Penguatan modal usaha mikro ini ditujukan untuk meminimalisasi aksi rentenir. “Sistemnya mirip koperasi. Siapapun jamaah masjid boleh meminjam selama kuota ada, dan tiap orang berhak mendapat pinjaman Rp 2 juta dengan tempo pengembalian maksimal tiga tahun tanpa bunga,” lanjut Isnaini.
Penyaluran dana CSR melalui penguatan modal usaha mikro ini tak lain untuk merangsang orang berwirausaha, sekaligus merangsang peningkatan pembiayaan di jalur konvensional.

“Penyaluran semester I tergolong lambat. Banyak utilisasi peralatan produksi nasabah menurun,” imbuh Setiabudi.
Dari total pembiayaan, sektor UKM masih mendominasi dibandingkan sektor korporasi sekitar 70:30. “Pembiayaan ditargetkan tumbuh 10-20 persen pada semester II ini,” lanjutnya. Semester I/2009 Bank Muamalat mencatat aset secara nasional mencapai Rp 1,31 triliun. ame

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "