Home » Berita Terkini

Saling Tuding ‘Ngemis’ THR , Komisi D DPRD Jatim Rapat Dadakan

SURABAYA - SURYA- Komisi D DPRD Jatim langsung menggelar sidang tertutup, menyusul kabar tentang oknum anggota DPRD yang ‘ngemis’ tunjangan hari raya (THR) ke beberapa dinas mitra kerja. Rapat tertutup ini berlangsung agak panas, sebab antar anggota saling menuding dari siapa asal-muasal kabar tersebut.

“Rapat termasuk panas. Akhirnya, setiap anggota dipersilakan berbicara satu per satu dan mengemukakan unek-uneknya,” ujar salah satu anggota Komisi D, usai rapat tertutup, Jumat (28/8).
Menurutnya, dari kesimpulan sementara ada salah satu anggota yang ditengarai ‘bermain’. “Tapi kami tidak akan persoalkan lebih jauh. Terpenting semuanya tahu, bahwa apa yang dilakukannya bukan atas nama lembaga,” katanya.

Dalam rapat ini, dua anggota komisi tidak hadir. Yakni, Edy Wahyudi dan Soleh Hayat. Pada rapat tersebut, sempat muncul gerilya ke dinas-dinas ini juga dilakukan dengan dalih untuk biaya perpisahan anggota dewan ke Bali beberapa waktu lalu.

Sementara, Ketua Komisi D Bambang Suhartono mengatakan, ada salah paham terkait berita itu. “Semuanya salah paham, yang jelas tidak ada anggaran sebesar itu. Kalau toh ada ya tidak mungkin dinas bakal mampu menyediakan, karena nilainya juga tidak sedikit,” ujar Bambang.

Sebelumnya, disebutkan anggota dewan banyak yang gerilya ke dinas-dinas menyusul jelang purna tugas mereka di Indrapura. Gerilya ini juga dilakukan dengan dalih sebagai THR (tunjangan hari raya). Selain itu juga ramai menjadi perbincangan adanya kucuran dana ratusan juta rupiah dari eksekutif. Dana ini disebutkan diberikan kepada anggota melalui ketua fraksi masing-masing.bet

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "