Dijual Tiga Pulau di Mentawai

JAKARTA | SURYA Online - Penawaran penjualan terbuka tiga pulau di Mentawai melalui situs privateislandsonline.com membuat semua pihak terkejut, termasuk pemerintah pusat. Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi mengaku segera meminta konfirmasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Mentawai menyusul kabar tersebut.

Freddy mengungkapkan, Bupati Mentawai mengatakan tidak benar bahwa ketiga pulau tersebut, yaitu Kandui, Silabu, dan Siloinak, telah dimiliki oleh asing dan akan dijual. Bupati Mentawai, seperti dikutip Freddy, menegaskan bahwa istilah ‘jual’ dipergunakan untuk promosi resor yang telah dibangun di ketiga pulau tersebut.

“Saya telepon Bupati, dia jelaskan mereka (pengusaha) melakukan penawaran dengan kata ‘jual’. Tapi tidak semua dikuasai mereka hanya separuh saja yang dijual ada yang disewa. Nah, di atasnya didirikan resor,” ujar Freddy dalam keterangan pers di Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Rabu (26/8).

Sayangnya, kekeliruan mekanisme perolehan izin terjadi antara pengusaha asing dan pemerintah daerah. Menurut keterangan Bupati, kebiasaan selama ini pengusaha membangun dulu resor di atasnya baru mengurus izinnya. “Terbalik jadinya. Di mana-mana kita kan harus bikin izin dulu,” tegasnya.

Bupati Mentawai mengaku tak tahu-menahu pada awalnya mengenai pembangunan resor di beberapa pulau tersebut. “Tidak ada pemberitahuan ke pemda bahwa mau dikembangkan seperti itu. Di situ memang tidak berpenghuni. Orang singgah dan kemudian pergi. Baru tahu ada resor ketika resor sudah dibangun. Ini harus bisa diluruskan oleh pemda,” tandas Freddy. caroline damanik/kcm

Dibaca: 480 kali

  • Editor : Sugeng Wibowo

Komentar anda

  1. dani Kamis, 27 Agustus 2009 - 07:20:09

    looo…koq pada kaget ya?….kenapa waktu hilang nya sipadan dan ligitan nggak di jadikan cermin..(sekarang terjadi lagi) dan biarlah itu terjadi karena disini udah ada kecemburuan sosial yg konkrit loh….mana Pusat mana daerah jangan lempar batu sembunyi tangan di cari kambing hitam kasihan rakyat loo….merasa di rugikan kenapa gak di tempati tuh pulau dan sekarang di jajah oleh negara lain pada kemana pengawas Nusantara ini?

  2. Achmad Riswan Jumat, 28 Agustus 2009 - 13:17:50

    dari sabang samapai maraoke berjajar pulau-pulau… jangan sampai pulau kita habis terjual………….. salah satu kebanggaan bangsa kita yaitu keindahan alamnya,,,… jadi jangan terjadi yang seperti ini……

  3. edison hulu Jumat, 4 September 2009 - 19:34:26

    harapan kita tentu pulau yang milik negara kita tidak akan lepas ke tangan orang asing dn itu suatu hal yang tidak mungkn lolos, akan tetapi saya lihat ada yang bermain yang ingin membesar-besarkan masalahnya sehingga PEMDA mentawai agak tersudut, saya secara pribadi memberi dorongan kpd Bapak Bupati Mentawai agar lebih giat mencari sumber PAD agar pembangunan daerah Mentawai lebih maju lagi dan bisa bersaing dengan daerah lainnya.gbu.

Kirim Komentar