Rp 112.386.041 Hari ini Royalti Mbah Surip Dicairkan

BUKAN puluhan miliar rupiah, hanya Rp 112.386.041. Itulah jumlah bersih royalti yang akan diserahkan Kamis (20/8) ini kepada keluarga mendiang Mbah Surip.
Mbah Surip, pria berdandan ala rastafarian itu tutup usia 4 Agustus 2009, dan melejit lewat lagu karyanya (Tak Gendong dan Bangun Tidur Lagi) yang dipasarkan sebagai ring back tone (RBT) untuk telepon seluler.

“”Kami akan transparan, kalau ada pihak-pihak yang memang mau mengetahui data-data yang sebenarnya,” tutur HB Naveen, Chief Executive Offivicer (CEO) Falcon Pictures, Selasa (18/8) malam di Palmerah Selatan, Jakarta.
Kepada Harian Kompas, Tabloid Nova, dan Kompas.com, Naven menerangkan rinci dari mana jumlah royalti RBT dan penjualan CD dan kaset Tak Gendong sebesar Rp 112.386.041 itu yang akan diterima ahli waris Mbah Surip. “Untuk RBT, Mbah Surip mendapat tujuh persen dari total pendapatan bersih yang diterima Falcon, sebesar Rp 990 juta,” kata Naveen.
Dari tujuh penyedia operator, baru Telkomsel, Esia, dan XL yang telah memberi laporan penggunaan RBT lagu Tak Gendong antara periode Mei 2008 hingga Juli 2009. Dari jumlah tersebut, pendapatan terbesar diberikan pihak Telkomsel dengan total pendapatan mencapai Rp 1.152.472.
“Dari total pendapatan ketujuh operator tersebut mencapai Rp 2.366.735.100. Setelah dipotong dengan operator, Falcon dan mitra hanya mendapat Rp 990.621.160,” papar Naveen.
Berdasar perjanjian penjualan master rekaman dan pengalihan hak, tertanggal 10 April 2008, Mbah Surip mendapat royalti digital sebesar tujuh persen dari pendapatan bersih, setelah promosi dan 15 persen biaya administrasi.

“Sebagai kompensasi dan penghargaan untuk Mbah Surip, royalti yang kami berikan justru tujuh persen dari pendapatan kotor,” katanya. Terkait jumlah royalti miliaran rupiah yang beredar di sejumlah media massa belakangan ini, Naven mengaku tak mengerti dari mana sumber itu muncul.

Pihaknya, lanjut Naveen, telah mengklarifikasi kepada keluarga Mbah Surip, terkait perolehan royalti yang akan diterima ahli waris Mbah Surip dalam pertemuan di Bengkel Teater Rendra, Cipayung, Depok, Kamis (13/8) silam.
Farid, mewakili ahli waris Mbah surip, mengaku ikhlas mendapatkan royalti sesuai dengan apa yang telah disepakati. “Awalnya pihak keluarga sempat percaya dengan angka miliaran rupiah, tapi setelah diberikan penjelasan, kami bisa menerimanya,” aku Farid didampingi pihak keluarga, Dudung dan Wawan, adik ipar Mbah Surip.
Rencananya, pemberian royalti untuk ahli waris akan diberikan Kamis (20/8) di kantor Falcon, di kawasan Duren Tiga, Jakarta, sebelum menggelar jumpa pers terkait pemberitaan yang berkembang belakangan ini.
“Royalti juga akan kami berikan utuh, untuk periode selanjutnya. Saya memerkirakan royalti periode selanjutnya yang akan diterima ahli waris sekitar Rp 100 juta, menyusul tingginya animo masyarakat dengan lagu Mbah Surip,” kata Naveen. kcm

Dibaca: 370 kali

  • Editor : jps

Kirim Komentar