JAKARTA | SURYA Online - Seorang pria bekas tetangga Syaifudin Zuhri (Ustaz Udin) mengaku pernah ditawari Dr Azahari untuk masuk dalam jaringan teroris. Ia bahkan diiming-imingi bayaran Rp 1 miliar jika mau bergabung dengan “pengajian khusus” yang dipimpin ustaz yang masuk dalam dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut.
Tjitra Rahardja, warga Jalan Giring-giring, Sukmajaya, Depok I Tengah, Jawa Barat, mengaku pernah bertemu dengan Dr Azahari pada tahun 2002 di Serang. Dia sempat ditawari langsung untuk ikut bergabung ke “pengajian khusus” dengan mendapatkan bayaran Rp 1 miliar.
“Kamu mau enggak, kalau kamu mau saya kasih Rp 1 miliar,” ungkap Tjitra menirukan Azahari yang telah tewas ditembak dalam penyergapan oleh Densus 88 di Malang pada 2005.
Tjitra sendiri mengaku mengenal Udin cukup dekat. Ia bertemu Syaifudin Zuhri terakhir kali pada bulan September 2008 di rumahnya di Jalan Giring-giring. Udin sering main ke rumah Tjitra karena keluarganya dan keluarga Syaifudin memang cukup dekat.
Orangtua Syaifudin pernah tinggal di Jalan Giring-giring II No 104 Sukmajaya, Depok, sedangkan rumah Tjitra tepat berada di sampingnya. m latief/kcm
Dibaca: 121 kali