Mendagri: Pemda Ikut Berperan Aktif Mencegah Terorisme

MENDAGRI: PEMDA HARUS BERPERAN AKTIF CEGAH TERORISME

JAKARTA | SURYA Online - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto, mengingatkan pemerintah daerah (pemda) untuk berperan aktif dan bersinergi dengan seluruh komponen keamanan guna mencegah terjadinya terorisme di daerah.

“Presiden telah menyampaikan perintah agar seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk meningkatkan kewaspadaan, keamanan, khususnya terhadap aksi teror,” kata Mardiyanto saat membuka rapat koordinasi mengenai Kewaspadaan Dini Masyarakat, di Jakarta, Selasa (11/8).

Dalam rakor yang juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo ini, mendagri mengatakan perlu pendekatan yang spesifik pada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaannya khususnya di DKI Jakarta, mengingat masyarakatnya yang heterogen dan multietnis.

Sebagai ibu kota Indonesia, keamanan DKI Jakarta menjadi perhatian khusus baik nasional dan internasional. Mardiyanto mengatakan, dengan terjadinya kasus peledakan bom di DKI Jakarta, maka pemerintah daerah setempat dan kepolisian dituntut untuk serius melakukan berbagai hal dalam rangka mencegah aksi terorisme.

“Peran forum umat beragama, forum masyarakat perlu ditingkatkan dalam mengaktifkan partisipasi untuk peningkatan kewaspadaan,” katanya.

Peningkatan kewaspadaan ini, lanjut mendagri, dapat dilakukan dengan beberapa cara yakni menyeleksi ketat pembuatan kartu identitas penduduk, meningkatkan kepedulian masyarakat untuk mau melaporkan aktifitas warga yang mencurigakan atau tidak lazim.

Kemudian, memantapkan kerjasama dan sinkronisasi kegiatan antara aparat pemda mulai bupati, wali kota hingga kelurahan, RT/RW dengan TNI dan Polri, serta mengaktifkan sistem lapor cepat.

Mendagri juga menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan sejumlah regulasi sebagai dasar daerah dan kepala daerah untuk mencegah aksi terorisme dan peningkatan kewaspadaan dini masyarakat.

Sejak Tahun 2000, tercatat telah terjadi 14 kali aksi terorisme di DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, dari informasi yang diterima, diindikasikan Jakarta masih tetap menjadi sasaran aksi terorisme.

Dalam rakor yang dihadiri masyarakat dari berbagai elemen ini, Fauzi Bowo mengapresiasi kinerja Polri yang berhasil menangkap pelaku teror, melakukan penggerebekan di Jatiasih Bekasi, maupun Temanggung Jateng.

Ia mengatakan, kewaspadaan harus ditingkatkan di DKI Jakarta, mengingat dalam waktu dekat terdapat agenda penting seperti pelantikan anggota legislatif, dan presiden serta wakil presiden terpilih.

“Kewaspadaan memang perlu ditekankan termasuk menjelang bulan puasa ini,” kata Fauzi. ant

Dibaca: 275 kali

  • Editor : Sugeng Wibowo

Kirim Komentar