SURABAYA-SURYA-Sebanyak 47 Asosiasi yang bernaung di bawah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim akan menggelar pertemuan, Kamis (6/8) ini. Dalam pertemuan itu bakal ditentukan 24 asosiasi sebagai perwakilan untuk memberikan suara dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Jatim pada 10-11 Agustus 2009.
Wakil Ketua Panitia Musprov Kadin Jatim Mohammad Rizal mengatakan, tidak seluruh asosisai yang bernaung di bawah Kadin Jatim akan memiliki hak suara menentukan calon ketua. Dengan demikian, dari total jumlah asosiasi yang tercatat sebanyak 110 asosiasi dan 47 asosiasi yang terseleksi karena dinilai aktif.
Dari 47 asosiasi itu dikerucutkan lagi menjadi 24 asosiasi yang nantinya bisa memberikan hak suara dalam Musprov Jatim. “Ini sesuai AD/ART Kadin Jatim dalam Musprov,” kata Mohammad Rizal di Surabaya, Rabu (5/8).
Dalam Musprov untuk memilih Ketua Kadin periode 2009-2014, dari total suara sebanyak 137 suara, asosiasi hanya mendapat jatah suara sekitar 20 persen. Sebanyak 114 suara berasal dari 38 Kadin Daerah se-Jatim di mana masing-masing akan diwakili 3 utusan yang berhak memberikan suara.
Rizal menjelaskan, panitia Musprov Kadin telan memetakan 47 asosiasi aktif di bawah Kadin Jatim itu ke dalam 20 sektor atau cluster usaha. Di antaranya, sektor kontraktor, kelistrikan, perhotelan, transportasi, perdagangan, UMKM kepelabuhanan, dan asosiasi profesi konsultan.
“Kami berharap ke 47 asosiasi itu bisa bulat menentukan perwakilannya sebanyak 24 suara asosiasi, sehingga posisi 138 suara dalam pemilihan Ketua Kadin bisa terpenuhi,” ucapnya.
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim Diar Kusuma Putra mengatakan, Ketua Kadin punya tanggungjawab besar untuk menciptakan peluang usaha lebih besar agar pertumbuhan ekonomi di Jatim makin baik. “Pak Nyala orang yang tepat, karena telah teruji kepemimpinannya di banyak organisasi. Apalagi ia juga mantan Ketua HIPMI Jatim,” kata Diar.
Sedangkan Wakil Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jatim Adri Istambul Gayo mengungkapkan, suara REI Jatim besar kemungkinan akan diberikan ke La Nyalla. “Karena Ketua Umum REI Jatim mengundurkan diri, maka suara untuk Pak Nyalla,” ujar Adri.
Adri juga berharap, Nyalla nantinya mampu membawa Kadin Jatim sebagai payung organisasi bagi semua asosiasi. Untuk REI, Kadin diharapkan bisa mencarikan solusi sejumlah persoalan yang dihadapi pengembang. “Misal regulasi perizinan, pembebasan lahan, hingga ketersediaan listrik,” tutur Adri. aru
Dibaca: 278 kali