Home » Bisnis

Peminat Membeludak, ORI006 Tembus Rp 2,274 T

JAKARTA - SURYA-Angka yang fantastis! Hanya dalam empat hari kerja sejak ditawarkan mulai Jumat (24/7) hingga Rabu (29/7) malam, peminat Obligasi Negara Ritel Seri 006 (ORI006) sudah mencapai Rp 2,274 trilun.

Dirjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan, permintaan ORI006 paling tinggi dibanding ORI001 hingga ORI005. “Biasanya dalam empat hari pertama ditawarkan, permintaan belum sebesar itu (Rp 2,274 triliun),” kata Rahmat, di Jakarta, Kamis 30/7).

Menurutnya, ada tiga alasan utama yang membuat investor tertarik berinvestasi di ORI006. Di antaranya, tingkat bunga ditawarkan lebih baik dari bunga deposio, pajak yang rendah, serta investasi dijamin oleh negara. ORI006 ditawarkan dengan bunga menarik, 9,35 persen per tahun.

“Ini lebih tinggi dari suku bunga deposito perbankan saat ini yang rata-rata berkisar 6,5-9 persen, meski ada beberapa bank yang menawarkan bunga deposito sekitar 11 persen,” ujarnya.

Selain itu juga karena tarif pajak penghasilan (PPh) untuk ORI006 yang ditetapkan Pemerintah hanya 15 persen, lebih rendah dibandingkan PPh deposito di bank yang biasanya mematok tarif sampai 20 persen. “Ini yang membuat ORI006 menarik dan banyak diburu investor,” jelas Rahmat.

Rahmat menambahkan, masyarakat juga tertarik berinvestasi di ORI006 karena sesuai undang-undang, produk ini dijamin penuh negara. “Kalau deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sampai batas nilai investasi tertentu (Rp 2 miliar),” Rahmat membandingkan.

Pemerintah menawarkan ORI006 sejak 24 Juli lalu. Rencananya, penawaran berlangsung hingga 7 Agustus 2009 dengan jumlah minimum penawaran Rp 5 juta plus jangka waktu ivestasi tiga tahun.
Ada beberapa keuntungan lain bisa diperoleh nasabah jika berinvestasi di ORI006. Selain tingkat bunga yang tinggi, nasabah juga bisa menikmati potensi capital gain ketika mereka menjual lagi sertifikat ORI yang dibelinya ke pasar sekunder mengikuti harga pasar berlaku.

Salah satu agen penjualan ORI006, PT BNI Tbk mengaku, penjualan ORI006 di Jatim telah mencapai Rp 11 miliar sampai Rabu (29/7). Penawaran kupon ORI006 melalui BNI ditarget sekitar Rp 58 miliar.
“Baru beberapa hari permintaan sudah banyak, ORI006 menarik karena bunga yang ditawarkan lebih tinggi dari bunga deposito,” kata Sukhyardi, Wakil Pemimpin Wilayah 06 BNI Jatim. jbp/aco/ame

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "