Surabaya - Surya
Surabaya bakal punya dermaga multipurpose dan depo kontainer di kawasan pantai di Kelurahan Moro Krembangan, Bumimoro, Kecamatan Krembangan, Surabaya.
Naskah kerja sama pembangunan dermaga itu ditandatangani PT Sarana Mitra Global Nusantara (SMGN) yang diwakili Indrajono Sankawang dengan TNI AL diwakili Danlantamal V Laksma TNI Arief Rudianto di Mako Lantamal V Surabaya, Rabu (29/7).
Ditemui seusai penandatanganan naskah kerja sama, Arief Rudianto mengatakan, dalam kerja sama ini, pihak TNI AL menyerahkan lahan seluas 3,23 hektare kepada PT SMGN untuk pembangunan depo kontainer dan dermaga multipurpose.
Sedangkan pihak PT SMGN menyerahkan dua bidang tanah masing-masing seluas 2,176 ha dan 1,4 ha kepada TNI AL yang digunakan untuk membangun monumen Yos Sudarso dan kolam untuk latihan manuver kapal perang sedalam 2,5 meter pada surut terendah.
Dalam naskah kerja sama tidak disebutkan kompensasi dari tukar menukar pemanfaatan lahan (milik PT SMGN di utara pintu masuk Kobangdikal dan milik TNI AL di rawa utara rumah makan Jumbo) itu. Yang pasti, kerja sama berlangsung 30 tahun dan bisa diperpanjang satu kali.
“Pihak AL keberatan kalau lahan di depan pintu masuk Kobangdikal itu dipakai untuk depo kontainer, karena bisa menutup lembaga pendidikan militer itu,” tegasnya. Lahan milik PT SMGN ini dinilai cocok untuk mendirikan monumen Yos Sudarso, mengingat Surabaya adalah Kota Pahlawan dan Kota Pariwisata.
Ditemui pada kesempatan sama, Indrajono Sankawang mengatakan pada lahan milik TNI AL ini akan dibangun dermaga multipurpose dan depo kontainer. “Proyek ini akan segera dibangun dan diharapkan bisa selesai 3 hingga 4 tahun mendatang,” ujarnya.
Saat ini, pihaknya sedang mengurus proses perizinan di Pemkot Surabaya. Mengenai luas lahan untuk dermaga dan depo kontainer, Indrajono mengatakan sekarang sedang ditata. Biaya juga belum ditentukan nilainya. jos
Editor : jps