Home » Jatim Raya

Ratusan CJH Tolak Vaksin Minginitis

Situbondo-Surya- Ratusan calon jemaah haji (JCH) Kabupaten Situbondo menolak menggunakan vaksin meningitis. Alasannya, vaksin meningitis yang akan digunakan ternyata mengandung campuran enzim babi.
“Saya tidak setuju kalau calon jemaah haji harus menggunakan vaksin yang mangandung enzim babi. Sebab, niat kita berangkat haji kan suci, malah dimasukkan barang haram,” ungkap Asnawi, salah seorang calon jemaah haji asal Kecamatan Suboh kepada Surya, Rabu (29/7).

Meski vaksin itu mengandung barang haram, namun Asnawi masih menunggu hasil dari keputusan musyawarah para tokoh agama dan ulama yang akan digelar oleh MUI cabang Situbondo.
Selain diresahkan penggunaan vaksin meningitis, CJH Situbondo juga diribetkan dengan persyaratan untuk mengurus perubahan paspor coklat ke paspor hijau. “Masak kita diharuskan melengkapi ijazah atau KK, kita ini mau menunaikan ibadah haji dan bukannya mau melanjutkan sekolah,” tambah Ahmadi, CJH yang lain.

Sementara Ketua Fatwa MUI Situbondo KH Jaiz Badri Masduki menyatakan sesuai fatwa MUI pusat, penggunaan vaksin meningitis hukumnya tetap haram. Namun karena ini menyangkut masalah kebutuhan, sehingga fatwa MUI memperbolehkan menggunakan vaksin itu.

“Ini darurat dan menjadi keharusan bagi jemaah haji, maka harus menggunakan vaksin itu. Karena kesehatan itu adalah fitroh kemanusiaan yang harus dijaga dan diperintah untuk dijaga,” jelas KH Jaiz.
Dikatakan, jika ada CJH yang menolak menggunakan vaksin meningitis karena mengundung enzim babi, maka keberangkatan CJH itu ditunda pada keberangkatan haji tahun berikutnya.

“Kalau tidak mau, mereka pasti tidak boleh berangkat. Karena ini sudah keputusan pemerintah Arab Saudi,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Depag Situbondo Drs HM Nazli Idris,Msi menyatakan, dari hasil penelitian yang dilakukan MUI bersama Dinas Kesehatan memang ditemukan adanya enzim babi dalam vaksin meningitis.

“Dari pembuatan akhir itu, pemerintah Arab Saudi tidak lagi menemukan unsur bau, warna ataupun zat pada vaksin meningitis. Sehingga sebelum masuk ke Arab Saudi, maka CJH wajib menggunakan vaksin itu,” tandasnya.st6

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "