Home » Berita Terkini » Jawa

Asyik Terima Telepon, Duit Rp 100 Juta Amblas

BANDUNG | SURYA Online - Akibat keasyikan menerima telepon, Weli Malik (37) lupa membawa uang Rp 100 juta yang akan disetorkan ke Bank Lippo di Jalan Rajawali Kota Bandung. Lebih naas lagi, ketika ia kembali ke mobil tiga menit kemudian, uang ternyata sudah lenyap digondol maling.

Aksi cepat pencuri itu dilakukan dengan memecahkan kaca depan bagian kanan dekat kemudi mobil Nissan X-Trail D 1227 NC.

Menurut Weli, uang tunai itu baru saja dia ambil dari Bank BCA, Kamis (30/7). Rencananya, uang akan disetor ke Bank Lippo.

Selama perjalanan, uang ia letakkan dalam amplop coklat dan disimpan di bawah kemudi. Sesampainya di halaman parkir Lippo sekitar pukul 10.30, Weli turun tanpa membawa uang itu. “Saat itu saya masuk dahulu ke dalam bank dan tidak konsentrasi untuk mengambil uang karena saya lagi menerima telepon,” ujarnya saat ditemui di tempat kejadian perkara.

Ketika di dalam bank, ia baru tersadar bahwa uang yang akan dia setor tertinggal di mobil. Ia pun bergegas ke mobilnya. Betapa kagetnya ketika dia melihat kaca mobilnya sudah pecah. Apalagi ketika mendapati amplop coklat berisi uang itu sudah lenyap dari mobil.

Melihat kondisi itu, Weli mengaku langsung panik dan melaporkan kejadian ke Polsekta Andir. Tidak beberapa lama, petugas datang dan kemudian mengidentifikasi mobil tersebut.

Kepada polisi, petugas satpam bank, Gustoni, mengaku tidak melihat aksi pencurian itu. “Saya tidak melihat, karena saya sedang mengambil slip formulir pengisian untuk nasabah di dalam bank,” ujarnya.

Ditanya apakah ia mendengar suara mencurigakan, dia menyatakan tidak mendengar ada suara kaca pecah dan juga tidak melihat ada orang tak dikenal di sekitar pelataran parkir.

Pada saat kejadian, alarm pada mobil pun tidak menyala. “Pas saya keluar, kaca mobil sudah pecah, sedangkan pemilik mengaku kehilangan Rp 100 juta,” tandasnya.

Petugas sekuriti lainnya, Dede Supriatna, yang bertugas menjaga pelataran tempat parkir Bank Lippo juga tidak mendengar suara mencurigakan. “Hanya saya mencurigai pengendara sepeda motor yang ciri-cirinya berbadan besar dan memakai jaket. Dia membayar parkir dengan uang Rp 100.000,” jelasnya.

Kini kasus tersebut tengah diusut Polsekta Andir. ant

Editor : Sugeng Wibowo

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "