Home » Nasional & Politik

Anggota Dewan Nglencer ke Luar Negeri, Terungkap dari Jejaring Facebook

SURABAYA - SURYA- Jelang berakhirnya masa jabatan pada Agustus 2009 ini, sejumlah anggota DPRD Jatim nglencer ke luar negeri dengan dalih kunjungan kerja (kunker). Anehnya semua anggota dewan sepakat tutup mulut dengan rencana itu.

Rencana nglencer Komisi A (hukum dan pemerintahan) terbagi dalam dua kloter. Kloter pertama, sebanyak 10 anggota dewan berangkat ke Osaka, Jepang, dan kloter kedua, sebanyak empat anggota berangkat ke Beijing, Cina. Mereka berangkat sejak tiga hari lalu.

Sementara untuk Komisi B (ekonomi), sebanyak 11 anggotanya berangkat ke Hongkong dan Korea Selatan. Sedang kloter kedua, sebanyak sembilan anggota berangkat ke Hongkong dan Taiwan. Komisi D (Pembangunan), 11 anggotanya berangkat ke Cina, dan kloter kedua sebanyak enam orang berangkat ke Berlin, Jerman.

Untuk Komisi E, mereka memilih untuk ke Jepang. Terbagi dalam delapan anggota ke Tokyo, dan delan anggota lainnya ke Osaka, Jepang.

Sayangnya, tak satupun anggota dewan yang menyebutkan agenda keberangkatan mereka ke luar negeri. Masing-masing memilih untuk melakukan gerakan tutup mulut. Agenda kunker ke luar negeri ini baru terungkap setelah salah satu anggota dewan menulis status update di Facebook, salah satu jejaring maya yang lagi ngetrend saat ini.

Sekretaris DPRD Jatim, Edi Purwinarto mengakui hampir semua anggota berangkat ke luar negeri. Namun ia mengaku tak mengetahui materi dan keberangkatan mereka.
“Saya sedang keluar kota dan tidak hafal,” ujarnya, Rabu (27/7).

Secara terpisah, Ketua DPRD Jatim Dja’far Shodiq mengatakan, tujuan keberangkatan para wakil rakyat ini sebagai studi banding untuk kepentingan komisi. “Sudah ada persetujuannya,” ujarnya.

Habiskan Anggaran
I Wayan Titib Sulaksana, akademisi dari Universitas Airlangga menengarai kegiatan anggota dewan pada masa akhir jabatan hanya bertujuan untuk menghabiskan anggaran saja. “Itu bukan kunjungan kerja tapi nglencer hambur-hamburkan duit,” kecam Wayan Titib.

Ia mengatakan tidak ada manfaat dari kunjungan kerja tersebut karena masa jabatan akan berakhir. Apalagi, masa jabatan anggota dewan ini bakal berakhir pada 31 Agustus 2009 mendatang. Dari 100 anggota dewan periode ini, hanya sebanyak 23 orang yang terpilih kembali menjadi anggota dewan periode 2009-2014. “Mereka dapat apa dari kegiatan keluar negeri,” kritiknya lagi.

Sebelumnya, disebutkan keberangkatan ke luar negeri ini untuk kepentingan pembahasan raperda yang diajukan ke panitia legislasi. Keempat raperda ini ini adalah irigasi, pengelolaan barang milik daerah, retribusi pemakaian kekayaan daerah, dan perusahaan penjaminan. Namun, empat raperda tersebut sudah digedok beberapa waktu lalu.

Sementara untuk Komisi E, kloter pertama berangkat pada 28 Juli hingga 1 Agustus mendatang. Mereka diantaranya Saleh Ismail Mukadar, Kuswiyanto dan Rivo Henardus. Sedangkan untuk kloter kedua dijadwalkan pada 4-8 Agustus mendatang yang diikuti diantaranya KH Abdul Aziz, Peni Rahmawati, dan Win Pattiradjawane. bet

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "