Home » Berita Terkini

Perahu Imigran Haiti Tenggelam, 15 Tewas, Puluhan Hilang

Miami - SURYA- Sedikitnya 15 imigran Haiti tewas tenggelam dan lebih dari 65 orang lagi hilang setelah perahu layar mereka yang terbuat dari kayu menabrak karang dan tenggelam di lepas pantai kepulauan Turks dan Caicos, demikian keterangan polisi lokal dan Penjaga Pantai AS, Selasa (28/7).

Polisi di wilayah Inggris tersebut menyatakan 15 mayat telah ditemukan di perairan di lepas pantai Caicos Barat, pulau yang berpenduduk jarang dan terkenal di kalangan penyelam dan penggemar perahu layar.

“Pencarian kami dilanjutkan, melalui laut dan udara,” kata opsir Nick Ameen di Miami. “Sementara waktu berjalan, kemungkinan untuk menemukan penyintas mulai hilang,” katanya.

Jurubicara Turks dan Caicos Sersan Calvin Chase mengatakan ada laporan yang berbeda mengenai jumlah orang yang sebelumnya berada di perahu kayu tersebut, yang ia katakan sedang membawa imigran gelap dari Haiti guna berusaha mencapai Amerika Serikat.

Perkiraan yang diberikan sebelumnya oleh Penjaga Pantai berkisar dari 160 sampai 200 orang.

“Perahu itu menabrak karang, Karang Molasses, di lepas pantai Caicos Barat,” kata Chase melalui telefon. “Sekarang 15 mayat telah ditemukan,” tambahnya. Sebelumnya, ia mengatakan 122 imigran –22 perempuan dan yang lain laki-laki– telah diselamatkan.

“Mereka adalah imigran gelap,” kata Chase, yang menambahkan pemulangan para penyintas ke Haiti sudah dimulai.

Hindari kemiskinan

Beberapa helikopter dan kapal penjaga pantai, perahu swasta dan Patroli Politi Kelautan Caicos telah membantu mengumpulkan penyintas dari karang dan perairan Senin.

Imigran Haiti seringkali meninggalkan negara miskin di Karibia tersebut dengan menggunakan perahu yang dipenuhi penumpang sehingga membahayakan diri mereka, dengan harapan dapat menyelamatkan diri dari kemiskinan dan menemukan pekerjaan di Kepulauan Bahama atau Florida.

Kepulauan Turks dan Caicos adalah wilayah Inggris di Samudra Atlantik, antara bagian selatan Kepulauan Bahama dan pantai utara Haiti.

Penjaga Pantai mengatakan sebagian dari penyintas yang menderita luka parah dibawa dengan menggunakan helikopter ke ibukota Turks dan Ciacos, Providenciales, untuk diberitakan perawatan medis.

Pekan lalu, Penjaga Pantai mencegat 124 imigran Haiti dari apa yang mereka sebut perahu “yang sangat kelebihan penumpang” dengan panjang 18 meter sekitar 240 kilometer di sebelah barat-daya tempat kapal terakhir imigran tenggelam.

Mereka dipulangkan ke Haiti pada Senin. Ant/apr/wartakota

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "