Jakarta - Surya-Ledakan bom yang mengguncang Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Jakarta, Jumat (17/7) pagi berimbas batalnya kedatangan juara Premiership Inggris 2008/2009, Manchester United (MU) ke Jakarta.
Awalnya, MU dijadwalkan beruji coba melawan Indonesia All Stars (IAS) di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (20/7). Selama di Jakarta, tim berjuluk Setan Merah itu akan menginap di Ritz Carlton.
Seiring batalnya kedatangan MU, Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid menyatakan kerugian materi yang diderita panitia penyelenggara sekitar Rp 30 miliar- Rp 50 miliar. Lebih dari itu, kerugian yang lebih besar adalah hilangnya kesempatan Indonesia merebut tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia 2022.
“Kalau antara panitia dengan agen MU di Jakarta tidak ada MoU mengenai tanggungan kerugian secara bersama, maka panitia akan merugi sampai Rp 30 miliar-Rp 50 miliar. Sebab, penyelesaian pembayaran terhadap agen MU sudah selesai sekitar Rp 22 miliar. Kalau tidak ada MoU berarti panitia yang menanggung keseluruhan. Akan tetapi, kerugian yang besar buat PSSI adalah buyarnya kesempatan kita menunjukan tuan rumah yang baik dalam menyelenggarakan event internasional. Khususnya, tuan rumah Piala Dunia 2022 mendatang,” kata Nurdin Halid seusai bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jumat (17/7) sore.
Terkait nilai kerugian tersebut menurut Kabid Promosi dan Marketing Panpel, Herman Ago mencapai Rp 30 miliar lebih. “Kerugian Panpel diperkirakan mencapai Rp 30 miliar lebih, 20 juta dolar AS di antaranya adalah match fee untuk MU,” ujar Herman Ago.
Nilai kerugian tersebut di antaranya pengadaan materi berbagai persiapan panpel seperti promosi, perizinan, periklanan, perlengkapan administrasi dan perkantoran, asesoris hingga biaya pencetakan tiket dengan berbagai kelengkapannya.
Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan sebenarnya kemarin telah dihiasi umbul-umbul MU. Di antaranya sejumlah spanduk raksasa yang dibentangkan dari tribun atas menjuntai hingga ke bawah. Pintu masuk VVIP pun sedang dalam tahap dekorasi untuk menciptakan suasana seperti di Stadion Old Trafford, kandang MU di Inggris.
Selama melakukan lawatan di Jakarta, MU akan menginap di Hotel Ritz Carlton. Beberapa pemain top seperti Wayne Rooney menempati kamar supermewah Rp 60 juta per malam. Sedangkan Indonesia All Stars sejak Kamis (16/7) sudah menginap di Hotel JW Marriot yang bersebelahan dengan Ritz Carlton.
Satu jam sebelum peristiwa ledakan bom, tim Indonesia sudah meninggalkan hotel untuk mengikuti latihan ringan di Senayan. “Beruntung sekali kami tidak berada di hotel,” tutur salah seorang pemain.
MU Kecewa
Sementara Manajer MU, Alex Ferguson mengaku terkejut mengetahui ada pemboman di Jakarta. “Kami sangat terkejut. Kami baru tahu (soal pemboman itu) setelah mendarat di Malaysia,” kata Ferguson, kemarin.
Kepastian batalnya MU bertanding di Jakarta disampaikan langsung chief executive The Red Devils, David Gill. “Kami terpaksa membatalkan kunjungan ke Jakarta dengan alasan keamanan terkait dua ledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott pagi ini (kemarin),” kata Gill yang didampingi Ferguson dalam jumpa pers di Kuala Lumpur.
“Kami juga kecewa karena persiapan untuk pertandingan tur ke Jakarta sudah dilakukan jauh-jauh hari, namun terpaksa dibatalkan dengan alasan keamanan.”
Rencananya, pemain MU menginap di Hotel Ritz Carlton selama di Jakarta. Gill menambahkan, keputusan membatalkan pertandingan di Jakarta diambil setelah menyimak peringatan kementerian luar negeri Inggris soal situasi di Indonesia. “Saat itu kami mengambil keputusan datang ke Indonesia adalah keputusan yang tepat dan keputusan batal ini tidak kami ambil sendiri. Ini kunjungan pertama dan Indonesia pasar penting bagi kami karena ada banyak suporter di sana,” lanjut Gill.
Ferguson juga mengaku kecewa gagal bertanding di Indonesia, negara yang belum pernah disinggahi selama dia menjadi manajer MU. “Saya mengerti PSSI telah bekerja keras, ini berita yang menyakitkan tapi kami terpaksa mengambil keputusan untuk melindungi keselamatan para pemain,” jelasnya. “Untuk pertama kalinya kami harus membatalkan pertandingan dan itu sangat membuat frustrasi. Mungkin kami bisa bermain lagi di lain waktu.”
Kapten MU, Gary Neville menegaskan kalau rekan-rekannya juga kecewa karena gagal bermain di stadion Gelora Bung Karno. “Tentu saja pemain kecewa tidak jadi ke Indonesia, tapi keputusan ini memang sudah di luar kewenangan kami karena kami ke sini hanya untuk bermain bola,” bebernya.
Sebetulnya, Gill sempat menawarkan pertandingan MU melawan IAS dipindah ke Malaysia. Namun, ide Gill tersebut ditolak Nurdin Halid. “Selain laga melawan MU ini merupakan laga uji coba. Laga ini juga merupakan hiburan untuk masyarakat Indonesia,” kata Nurdin usai melakukan rapat di kantor PSSI, Jumat malam.
Operator telekomunikasi sekaligus sponsor resmi tur Asia MU ke Jakarta, PT Hutchinson CP Telecom (Tri) bersikap hati-hati terkait batalnya MU ke Jakarta. Ini terlihat dengan sikap Tri yang menunggu konfirmasi dari Local Organizing Committee of Manchester United Asia Tour 2009, terkait pengembalian tiket.
Chief Commercial Officer PT Hutchison CP Telecom (Tri), Suresh Reddy mengungkapkan, pihaknya menunggu lebih lanjut atas perkembangan terakhir MU terkait peristiwa pengeboman, Jumat (17/7) pagi. “Kami mendapat informasi resmi dari manajemen Manchester United, klub ini tidak dapat tampil pada Asia Tour 2009 tanggal 20 Juli mendatang di Jakarta,” tuturnya, dalam rilis resmi Tri menyikapi peristiwa ini, Jumat (17/7).
Terkait hal ini, pihaknya mengaku masih menunggu konfirmasi dari langkah-langkah lebih lanjut terkait pengembalian tiket. Jika sudah ada konfirmasi, maka Tri akan mengumumkan keputusan yang menguntungkan pelanggan mereka, sehubungan dengan tiket yang telah terjual sebelumnya. dm/tl/van/sda/oro/ant
Dibaca: 338 kali
teddy suryo hadi nugroho
saya berharap kasus ini segera bisa di selesaikan oleh pihak berwenang. Ini pertaruhan nama Indonesia di mata internasional, apalagi kita sudah pasti di tolak untuk menjadi calon tuan rumah Piala Dunia 2022 besok. Sungguh ironi memang.