10 Santri Ponpes Gontor Diduga Suspect Flu Babi

Kamis, 16 Juli 2009 | 15:45 WIB | Posts by: Sugeng Wibowo | Kategori: Berita Terkini, Tapal Kuda |

PONOROGO | SURYA Online - 10 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor 1 di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), diduga suspect flu A-H1N1 (flu babi).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo, Andi Nurdiana, Kamis (16/7), mengatakan, para santri tersebut kini telah dirawat di Rumah Sakit dr Aisyah Ponorogo sesuai dengan prosedur penanganan pasien flu babi.

“Saat pertama kali masuk rumah sakit pada Rabu (15/7) kemarin siang, kondisi 10 santri ini sangat lemah. Selain lemah, mereka juga mengalami batuk, pilek, panas tinggi hingga lebih dari 38 derajat Celcius, dan sesak nafas. Karena memiliki gejala yang mengarah ke suspect flu babi, maka langsung dilakukan karatina,” ujarnya.

Mereka dirawat di ruang isolasi dengan pengawasan ketat oleh tim medis yang dibentuk oleh dinkes setempat untuk kasus ini.

Menurut Andi, untuk mengetahui postif atau tidaknya terjangkit flu babi, pihak tim medis telah mengambil sampel usapan lendir tenggorokan dari pasien untuk dicek di laboratorium khusus penanganan kasus flu babi di Surabaya atau Jakarta.

“Hari ini telah kita ambil sampelnya. Dan rencananya, hari ini juga akan dikirim oleh petugas yang ditunjuk ke Surabaya. Semoga saja hasilnya baik atau negatif,” katanya.

Andi menjelaskan, para santri ini mengaku tidak pernah bepergian ke luar negeri ataupun kota-kota di tanah air yang sudah ditemukan dahulu kasus suspect flu babi. Meski demikian, pihaknya akan melakukan pengecekan ke ponpes untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

“Bisa saja di ponpes ada tamu atau kunjungan dari luar daerah yang telah terjangkit virus ini. Sehingga virus A-H1N1 tersebut menular di daerah ponpes. Namun, untuk memastikannya, Dinkes Ponorogo dan tim medis dari Provinsi Jatim akan menyelidikinya lebih lanjut,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan RSUP dr Sudono Madiun jika sewaktu-waktu pasien suspect flu babi ini membutuhkan rujukan rumah sakit yang lebih lengkap.

Selain 10 santri yang dirawat di Rumah Sakit drĀ  Aisyah, tambah Andi, juga terdapat sedikitnya 90 santri yang mengalami gejala flu. Namun puluhan santri ini tidak mengalami gejala sakit separah 10 santri yang telah dirawat di rumah sakit.

“Mereka hanya menunjukkan gejala sakit flu biasa, sehingga hanya dirawat di klinik ponpes setempat. Semoga saja keadaan semuanya cepat membaik,” terangnya.

Atas temuan kasus, pihaknya juga telah menyiagakan seluruh jajarannya, mulai dari polindes, bidan desa, puskesmas pembantu, dan puskesmas untuk siaga terhadap penyebaran virus flu babi.

“Yang terpenting jangan panik, namun tetap waspada. Virus ini dapat dicegah dengan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” tandas Andi. ant

Berita Terkait

3 Komentar untuk berita “10 Santri Ponpes Gontor Diduga Suspect Flu Babi”

  1. wiwin said on Selasa, Agustus 4, 2009, 2:43

    halah….itu cuma isu……hanya flu biasa, soalnya udara di gontor lagi dingin2nya

  2. saNex. said on Rabu, September 16, 2009, 14:44

    itu cma issue duand…. ga bner koq..!!!!1
    tnang ja deh…. naq gntor ntuh baek2 cmua…
    ox…

  3. AJII said on Senin, Februari 8, 2010, 18:31

    itu pastiii hanya isssu…
    tenang aj semua.x

Beri komentar

Mohon perhatian, kami tidak akan meloloskan komentar yang berisi makian, SARA, hinaan dan kata-kata kotor lainnya, harap maklum