Home » Nasional & Politik

Pileg Bukti Kiai Kampung Efektif

SURABAYA-SURYA-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengemban tugas memenangkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) -Boediono di Jatim. Strategi menggerakkan kiai kampung dinilai lebih efektif dibandingkan pendekatan kiai sepuh (khos).

“Untuk meraih suara masyarakat di tingkat kecamatan, kiai kampung di masjid dan musala lebih efektif. Itu sudah kami buktikan saat pemilu legislatif (Pileg),” kata Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB saat bertandang ke kantor Surya, Jl Margorejo Indah, Surabaya, Minggu (28/6) sore.
Membandingkan perolehan suara Pileg bulan Mei lalu, Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) yang didirikan sejumlah kiai sepuh, toh hasil akhirnya masih kalah dari PKB. Apalagi PKB saat itu juga mengalami penggembosan oleh internal partainya.

“Saya kira faktornya, kiai kampung tidak perlu berurusan dengan DPP tapi langsung berada di tengah basis massa,” jelas Wakil Ketua DPR RI itu.

Dalam kunjungannya itu, Muhaimin didampingi Imam Nahrawi (Ketua DPW PKB Jatim), Khoiruddin Abbas (Sekretaris DPW PKB), Ario Wijanarko (anggota DPR RI dari PKB) dan jajaran pengurusnya. Selama musim kampanye ini, sudah dua kali PKB mengumpulkan kiai kampung di Sidoarjo dan Lamongan.

Menyoroti sejumlah kiai sepuh yang belakangan menjatuhkan dukugannya pada capres Jusuf Kalla - Wiranto (JK-Win). Padahal saat pemilihan gubernur Jatim mereka mengusung pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf yang representasi calon yang direstui SBY. Imam Nahrawi tidak menampik gejala itu. “Memang kiai khos mengalihkan dukungan ke JK karena beliau ada kekecewaan setelah pilgub usai,” terang Nahrawi.

Kendati demikian PKB tetap optimis kiai kampung bisa memberikan suara yang signifikan dalam Pilpres 8 Juli mendatang. Bahkan Muhaimin berani menargetkan PKB akan menyumbangkan suara 60 hingga 70 persen kepada capres SBY-Boediono. “Kami tidak khawatir dengan langkah-langkah kiai sepuh, kami yakin mesin PKB bisa dapat 70 persen atau paling sedikit 60 persen untuk kemenangan SBY,” kata mantan ketua umum PMII ini. iks

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "