Siapa akan Asuh Anak Jacko?

SURYA.CO.ID - SALAH satu alasan mengapa Michael Jackson, 50, kembali menggelar 50 konser musik dan tampil di London pada Juli 2009 nanti adalah untuk ketiga anaknya. Dia ingin Prince Michael, 12, Paris, 11, dan Prince Michael II atau Blanket, 7, melihat apa yang sudah dilihat dunia tentang dirinya, yaitu sebagai Raja Pop legendaris.

Sayangnya, Jacko, panggilan akrab Michael Jackson itu tak pernah terwujud. Detak jantungnya telah berhenti dan dia pun meninggalkan ketiga anaknya tanpa pernah memperlihatkan siapa sosok dia sesungguhnya.
Masa depan ketiga anak Jacko masih belum jelas. Selain utang menumpuk yang ditinggalkan ayahnya, sekitar Rp 4 triliun, juga belum ada keputusan siapa yang akan mengasuh mereka kelak.

Prince Michael dan Paris adalah anak Jacko dengan seorang perawat bedah plastik, Debbie Rowe, yang dinikahi pada 1996 dan cerai pada 1999. Pernikahan pertamanya dengan Lisa Marie Presley, anak Elvis Presley, tidak memiliki anak. Sedangkan ibu Blanket, jati dirinya tidak diketahui dan sangat dirahasiakan hingga sekarang.

Debbie Rowe sendiri saat ini sedang dalam pengawasan polisi di rumahnya di Miami. Belakangan, dia tidak pernah kontak lagi dengan anak-anak. Seperti diketahui, setelah bercerai dengan Jacko pada 1999, hak asuh penuh atas anak-anak jatuh kepada Jacko.

Namun, saat Rowe mendapat hak mengunjungi anak-anak, menurut keluarga Jacko dia pun tidak melakukan apa-apa. Akhirnya, sejak saat itu keluarga Jacko menjaga Prince Michael, Paris, dan Prince Michael II bersama-sama. Ide untuk memisahkan dua anak Rowe dan si bungsu mereka nilai sangat tidak mungkin. Sebab, ketiganya sangat dekat satu sama lain.

Berdasar hukum di California, Rowe masih memiliki hak atas kedua anaknya. Namun, keluarga Jackson tetap bersikap tegas bahwa dia tidak boleh menjadi bagian dari anak-anak Rowe. Jika Rowe melawan, mereka siap menghadapinya.

Sementara itu, mantan pengacara dan teman keluarga Jacko, Brian Oxman, mengatakan pada media bahwa Katherine Jackson, ibu Jacko, adalah pihak pertama yang kemungkinan besar mendapat hak untuk menjaga ketiga anak tersebut.

“Mungkin Katherine akan menjaga mereka, dia sangat menyayangi ketiganya,” ucap Oxman. Hingga kini, ketiga anak Jacko masih berada di Los Angeles bersama seorang pengasuh. Ketiga anak Jacko yang tinggal di Neverland Ranch, Irlandia, dan Bahrain tersebut lebih sering terlihat di depan publik dengan wajah tertutup kerudung atau topeng. Kehidupan mereka akan seperti Jacko dan saudara-saudarany, tumbuh di tengah sorotan media.

Apalagi keluarga Jackson tidak pernah berhenti menjadi perhatian utama karena kehidupannya yang heboh. Mark Lester, wali anak-anak Jacko, menuturkan pada acara Today Show bahwa keluarga Jackson merupakan keluarga yang sangat besar dan suatu waktu mereka akan membutuhkan satu sama lain dan mengesampingkan semua perbedaan yang ada.

Keruk Rezeki di tengah Kematian Jacko
Boleh saja penggemar bersedih atas meninggalnya Jacko. Tetapi tidak demikian dengan para pemilik toko musik atau pengelola toko online. Raja pop yang sudah menapak karier selama 40 tahun itu adalah sumber keuntungan mereka.

Bagaimana tidak? Penjualan musik, video, dan beberapa barang Jacko di internet dan pedagang eceran meningkat. CD dan DVD Jacko di toko online Amazon.com Inc terjual habis beberapa menit setelah dia dikabarkan meninggal dunia, Kamis (25/6). Bahkan, terhitung jumlah penjualan merchandise Jacko dalam sehari lebih tinggi dibanding 11 tahun terakhir.

Sama halnya dengan situs eBay Inc, penjualan merchandise Jacko mencapai 61 persen sendiri. Pada hari yang sama, AMI Entertainment Network mengatakan 15.000 jukebox digital terjual. Orang memesan lebih dari 50.000 lagu Jacko, dan Billie Jean, Thriller dan Beat It adalah yang paling populer.

Untuk edisi Senin (29/6) depan, majalah Time akan memuat Jacko dalam edisi khusus dengan harga sedikit lebih mahal dari harga reguler, sekitar Rp 70.000. Pesaing Time, majalah Newsweek, milik The Washington Post Co, akan memakai Jacko sebagai sampul depan dan esai tentang sosok Jacko. Sementara majalah musik Rolling Stone berencana menampilkan Jacko pada edisi khusus yang dicetak 450.000 eksemplar dengan harga sekitar Rp 100.000 per majalah. rtr/omg/ap/ida

Dibaca: 225 kali

  • Editor : yul

Kirim Komentar