RSPI Terima Lagi 3 Pasien Suspek Flu Babi

Kamis, 25 Juni 2009 | 17:44 WIB | Posts by: Sugeng Wibowo | Kategori: Berita Terkini, Nasional |

JAKARTA | SURYA Online - Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr Sulianti Saroso (RSPI) Jakarta Utara kembali menerima pasien baru yang diduga terinfeksi virus H1N1 atau yang populer disebut flu babi.

“Semalam kami baru menerima 3 orang dari Lampung. Mereka satu keluarga,” kata Direktur Utama RSPI Sardikin Giriputro, SpP MARS yang ditemui di ruang rapat RSPI yang baru saja menerima 2 orang perwakilan organisasi kesehatan dunia (WHO) dan 1 dari Departemen Kesehatan.

Menurutnya, mereka membicarakan pedoman penanganan penyakit infeksi termasuk flu babi. Lebih lanjut Sardikin mengatakan bahwa ketiga pasien baru tersebut berinisial nyonya E (48), dan dua keponakannya, T (20) dan A (18).

“Dari tanggal 14-20 Juni mereka pergi ke Singapura untuk mengunjung anak E. Tanggal 23, mereka mendapat kabar anak yang dikunjungi tersebut dikarantina karena terjangkit H1N1. Lalu mereka sendiri demam, dan datang ke sini,” terang Sardikin.

Selain itu, ada 3 pasien lain yang dirawat terkait virus H1N1 ini. Pertama, perempuan berinisial SL (68) warga Amerika Serikat. Ia terkena demam dan batuk setelah bepergian ke Los Angeles dan Hongkong. Kedua, seorang pria pelaut dari Filipina berinisial GE (33). Ia demam dan pilek saat tiba di Indonesia setelah mengalami perjalanan dari Filipina ke Hongkong lalu ke Indonesia. Dan terakhir warga negara Indonesia berinisial WA (37) yang positif terkena virus H1N1. WA adalah seorang pilot maskapai penerbangan Indonesia.

“Yang terkena virus ini adalah mereka yang sering bepergian ke luar negeri,” terang Sardikin yang ditemani Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Dr Hendrik.

Dengan demikian, sejak virus H1N1 memasuki Fase 5 Pandemi oleh WHO pada awal Mei 2009 RSPI total sudah menerima 19 pasien yang diduga terjangkit virus H1N1. “Saat ini yang masih dirawat 6 orang, sedangkan 13 yang lain sudah pulang setelah dinyatakan negatif (mengidap H1N1),” papar Sardikin.one/kcm

Berita Terkait

Beri komentar

Mohon perhatian, kami tidak akan meloloskan komentar yang berisi makian, SARA, hinaan dan kata-kata kotor lainnya, harap maklum