JAKARTA | SURYA Online - Setelah bertubi-tubi menyerang putra Raja Kelantan, Malaysia Tengku Muhammad Fakhry, giliran model Manohara Odelia Pinot, yang kini balik diserang. Tak ayal, pengakuan Fakhry dalam sebuah wawancara di stasiun televisi nasional, membuat Mano begitu ia disapa langsung menampik tudingan tersebut, termasuk soal sejumlah harta yang telah diberikan pihak kerajaan kepada Mano dan ibundanya, Daisy Fajarina.
Melalui kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, Mano menampik telah menerima hadiah-hadiah yang telah disebutkan pihak Fakhry.
“Pemberian hadiah yang diberikan Tengku Muhammad Fakhry di tv kemarin itu, masih tergolong biasa, layaknya suami ngasih ke istri. Bahkan itu lebih kecil dari yang diberikan penjual Glodok atau tukang bakmi Siantar,” tandas Hotman kepada pers di kantornya, Gedung Summitmas 1, Sudirman, Rabu (24/6).
Ditegaskan Hotman, pengakuan Fakhry yang menyebutkan mereka telah memberikan barang kepada kliennya, tidak sepenuhnya benar. Dalam pengakuannya, Fakhry telah memberi Mano sejumlah barang mewah seperti, mobil Toyota Alphard, kacamata seharga 500 Dolar Singapura, dan jam tangan.
“Kuitansi jam tangan itu tahun 2005. Padahal Mano masih di Perancis, dan Mano belum mengenal Fakhry,” imbuh Mano. “Dan jam serta tas Mano sudah diambil lagi,” tambahnya.
“Kalau soal mobil Alphard, itu masih ada di garasi. Sementara kalau orang lain kasih jet pribadi ke istrinya diem-diem aja tuh,” timpal Daisy.
Menyinggung soal penggunaan kartu kredit seperti yang dituduhkan Fakhry, Hotman mengatakan, “yang dikasih itu relatif tidak mahal. Yang paling menyedihkan kartu kredit limitnya 9000 ringgit, setara 9 juta rupiah,” beber Hotman. “Itu juga Mano harus izin ke sultan,” timpal Mano.
Terkait isu pemberian harta yang diungkit-ungkit pihak Kerajaan Kelantan, Farhat Abbas, kuasa hukum Mano lainnya, menuding bahwa langkah itu diambil untuk memutar-balikan fakta. “Kelantan membuat alibi yang memperlihatkan mereka sedang panik,” ujar Farhat. eh/kcm
Dibaca: 566 kali