JAKARTA | SURYA Online - Meski terkesan santai, namun tudingan Farhat Abbas, salah satu kuasa hukum Manohara Odelia Pinot, yang menyebutkan Roy telah menyebarkan foto-foto pribadi Mano ke media, membuat pengamat telematika Roy Suryo meradang. Ia pun menyerang balik.
Dihubungi melalui telepon genggamnya, Rabu (17/6), Roy tak menampik bahwa dirinya telah diminta keluarga Mano, untuk membantu mengungkapkan keaslian foto-foto, yang memperlihatkan luka-luka pada tubuh Mano akibat dugaan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, Tengku Muhammad Fakhry, putra Raja Kelantan, Malaysia.
Atas permintaan tersebut, ia pun menemui Mano dan ibunya, Daisy Fajarina di Hotel Hyatt, Jakarta, Selasa (9/6) malam pekan lalu. “Ini untuk menguatkan hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter ahli forensik Pak Mu’nim Idries. Saya diminta untuk meneliti keaslian foto tersebut dan mengungkapkan metadatanya,” papar Roy.
Manohara sendiri lah, lanjut Roy, yang memilih dan mengkopinya foto-fotonya tersebut. “Karena menurut saya terlihat bagian-bagian yang terlalu pribadi, saya malah menganjurkan untuk mencropping-nya supaya tidak terlalu vulgar. Jadi yang mana dibilang foto telanjang,” tegasnya.
Merasa dituding semena-mena, Roy pun mengingatkan agar keluarga Mano tak melibatkan Farhat sebagai kuasa hukum mereka. “Saya kasihan kepada Mano dan ibunya, pengacara begini yang justru nantinya akan merugikan kliennya. Ngomongnya ngawur. Itu omongan seorang pengacara yang enggak ngerti hukum. Seorang caleg yang gagal,” serang Roy.
Dikatakan Roy, tudingan menyebarkan foto-foto telanjang Mano sangat tidak mendasar. Meski, ia tak menampik pernah memperlihatkan foto-foto itu dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta.
“Sehari setelah pertemuan itu, saya diwawancara live di TV One, di sana ada lawyer yang asli, Hotman Paris Hutapea. Kalau ada foto-foto yang saya tunjukan, itu foto yang sama diperlihatkan Manohara kepada media sebelumnya,” paparnya.
Roy menjamin bahwa tak ada satu pun media yang mendapatkan copy file digital foto-foto Mano darinya. “Banyak wartawan dan infotainment yang meminta filenya, tapi saya tolak. Jika saya memberinya, berarti saya ikut menyebarkan. Berbeda ketika wartawan merepro atau mengambil gambar dari laptop saya,” terang Roy. “Saya ini bukan orang bodoh,” lanjutnya.
“Jadi saya minta dia (Farhat-red) lebih baik belajar hukum dan bertobat kepada Allah karena gagal jadi caleg,” sindir Roy. eh/kcm
Dibaca: 222 kali