SURABAYA - SURYA-Berdasar hasil evaluasi percobaan pendaftaran PSB online tahap pertama, Panitia PSB Online telah mengubah tampilan pada situs www.psbsby-online.net sejak Selasa (9/6).
Perubahan itu untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi pendaftaran online.
Sambutan Kadindik Sahudi dibuat lebih ringkas dan ada tambahan menu pilihan dalam bentuk gambar.
Ketua Tim IT PSB online dari ITS Yudhi Purwananto, Rabu (10/6), mengatakan, selain perubahan menu juga ada ruang khusus untuk pengaduan masyarakat yang kesulitan login. Sebelumnya, pangaduan login tertampung dalam menu ‘Forum PSB’ yang isinya berbaur dengan masukan dan komentar masyarakat.
Terkait kendala teknis yang sering dihadapi siswa dan masyarakat, Yudhi meminta para pengakses lebih memperhatikan PIN. Pastikan pengetikan huruf dan angka PIN (delapan digit) tepat seperti PIN. “Perhatikan huruf besar dan kecilnya, semua harus persis sama,” tegasnya.
Kesulitan login terkait pengisian PIN seringkali terjadi karena kesalahan penulisan. Kesalahan banyak terjadi pada penafsiran huruf ‘L’ kecil dan angka 1. “Supaya mudah, tulis saja dulu di notepad atau words lalu dikopi ke kolom PIN pendaftaran PSB online,” ujarnya.
Masuk RSBI
Sementara itu, di Gresik, beberapa siswa berhasil masuk kelas RSBI tanpa tes karena berbagai prestasi. Okta Danarista, siswa SMPN 3 Gresik, masuk kelas RSBI SMAN I Manyar tanpa tes karena juara I Lomba Renang Tingkat Provinsi.
Ada enam calon siswa kelas RSBI yang otomatis langsung diterima karena mendaftar melalui jalur prestasi. Selain Okta, juga Ajeng Rizki Pangesti, siswa SMPN 1 Gresik, juga diterima di RSBI SMAN 1 Gresik karena prestasinya juara I Biologi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Jatim.
Sementara Eliana Nur Hafidah, siswa SMPN 1 Gresik diterima di SMAN I Gresik dengan prestasi yang sama dengan Ajeng. Siswa lainnya, yaitu Okta Danarista, asal SMPN 3 Gresik yang diterima di SMAN I Manyar karena menjuarai renang tingkat Jatim.
Sedangkan Elindia, asal SMP PGRI 2 karena berprestasi OSN Tingkat Jatim, diterima di SMAN I Manyar. Samiyatun Badriah, asal SMPN Kedamaian, dengan prestasi juara III IPA LPIR Tingkat Nasional, diterima di SMAN 1 Gresik. Hafidatul Ilimiah, asal SMPN 1 Gresik juara OSN Biologi Tingkat Jatim. “ Mereka diterima tanpa tes karena prestasi-prestasinya, “ ujar Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Gresik Ali Afandi, Rabu (10/6).
Ali menyatakan, para siswa ini tinggal mendaftar ulang dengan melengkapi sejumlah syarat administrasi yang dibutuhkan. Di antaranya dengan melampirkan bukti asli prestasi-prestasi yang dikantongi, misalnya berupa piagam penghargaan yang diterima dari panitia ajang kejuaraan dimaksud. “Jumlah enam orang ini masih sementara. Karena kami masih menunggu laporan lengkap dari masing-masing SMAN yang menyediakan kelas RSBI,“ beber Ali Afandi. Rey/st3
Dibaca: 503 kali
ente
numpang lewat