BRI dan Stanchart Bank Terbaik

JAKARTA - SURYA-Enam bank tampil menjadi bank terbaik tahun 2009 versi majalah Investor. Di kategori bank umum, predikat bank terbaik diraih Bank BRI, Bank UOB Indonesia dan Bank Maybank Indocorp.
Di kategori bank pembangunan daerah (BPD), predikat bank terbaik disematkan kepada BPD Kaltim dan BPD Bengkulu. Sementara, dari kelompok bank asing, bank terbaik adalah Standard Chartered (Stanchart) Bank.

Direktur Globe Media Group Primus Dorimulu mengatakan, ada 12 parameter untuk mengukur dan menyeleksi bank terbaik pada masing-masing kategori. Kriteria itu adalah rasio kecukupan modal atau CAR, rasio kredit bermasalah (NPL), return on asset (ROA), return on equity (ROE), margin bunga bersih atau NIM, rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (LDR), pertumbuhan kredit, pertumbuhan laba operasional dan rasio biaya tenaga kerja (BTK).

“Penghargaan ini mudah-mudahan bisa memicu bank-bank lain agar menjadi yang terbaik,” kata Primus, di sela penyerahan penghargaan Bank Terbaik 2009 di Jakarta, Rabu (3/6).

Menurut dia, sebelum proses pemeringkatan pihaknya melakukan seleksi awal. Bank peserta seleksi adalah bank yang memenuhi kriteria, seperti CAR minimum 12 persen, tidak mendapatkan opini disclaimer pada laporan keuangan tahun buku 2008.

Selain itu, bank tersebut juga harus memenuhi ketentuan penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP), giro wajib minimum (GWM) tidak boleh kurang dari 5 persen, posisi devisa netto (PDN) tidak dalam status rugi operasional dan rugi bersih tahun buku 2008. Juga, bank sedang tidak dalam proses likuidasi dan harus memiliki aset di atas Rp 5 trilun untuk bank representatif.

Tim juri seleksi ini diantaranya ekonom Indef, Aviliani dan Fendi Susianto, penasehat investasi PT Jamsostek. “Dari 123 bank yang beroperasi pada Maret 2009, hanya 78 bank yang kita peringkat. Sebanyak 45 bank tidak kita ikutkan karena tidak lolos seleksi awal,” jelas Primus.

Bank BRI mendapat tambahan penghargaan khusus sebagai The Most Resilient Bank 2009 dengan katergori aset di atas Rp 50 triliun. Penghargaan ini juga diberikan kepada Bank Swadesi untuk kategori bank dengan aset di bawah Rp 50 triliun.

Aviliani menyatakan, industri perbankan tahun ini masih menghadapi kesulitan likuiditas, sehingga untuk mendapatkan dana bank terpaksa memberikan bunga tinggi. “Akibatnya, laba bank bisa turun, bahkan bisa menggerus modal,” ujar Avi. jbp/aco

Bank Terbaik 2009
Kategori Bank Umum Nasional
- Aset di atas Rp 40 triliun: Bank BRI
- Aset antara Rp 10-40 triliun: Bank UOB Indonsia
- Aset antara Rp 1-10 triliun: Maybank Indocorp
Kategori Bank Pembangunan Daerah
- BPD beraset di atas Rp 10 triliun: Bank Kaltim
- BPD beraset dibawah Rp 10 triliun: Bank Bengkulu
Kategori Bank Asing
- Aset Rp 10 triliun: Standard Chartered Bank
Kategori The Most Resilient Bank
- Aset di Atas Rp 50 triliun: Bank BRI
- Aset di Bawah Rp 50 triliun: Bank Swadesi

Dibaca: 280 kali

  • Editor : jps

Kirim Komentar