Home » Bisnis

Penyerapan Anggaran Rendah, Dewan Sindir Eksekutif

BATU-SURYA-Penyerapan dana APBD setelah lima bulan berjalan tahun anggaran 2009 ternyata masih sangat rendah. Dari total Rp 390,6 miliar dana APBD yang disiapkan untuk kegiatan Pemkot Batu, baru Rp 66,1 miliar atau sekitar 16,93 persen yang terserap.

Penyerapan dana yang masih rendah ini dikhawatirkan DPRD Kota Batu menghambat proses pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. ”Lambatnya daya serap APBD ini akan berdampak terhadap kesejahteraan warga Batu. Pembangunan yang seharusnya bisa berjalan lebih cepat akhirnya tersendat hanya karena dinas tidak segera memulai program mereka,” sindir Punjul Santoso, Wakil Ketua DPRD Kota Batu, Jumat (29/5).

Menurut Kuasa Bendahara Umum Daerah, Dinas Pembangunan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (PPKAD) Kota Batu, Julijanti Wachjuni SH, seharusnya pada bulan ke lima ini, anggaran sudah terserap sekitar 41 persen.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala PPKAD, Arief Setyawan. Ia mengaku sudah memberi tahu Dana Alokasi Khusus (DAK) turun sejak 19 Mei lalu namun PPKAD masih belum banyak menerima pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM) dari sejumlah dinas.

Pengeluaran PPKAD paling banyak hanya untuk membayar gaji dan tunjangan pegawai, yakni sekitar Rp 53,6 juta. “Biasanya pengajuan SPM untuk pembangunan lebih banyak terjadi pada Oktober-November,” bebernya.

Punjul menyatakan, sah-sah saja kepala dinas bersikap hati-hati dalam menggunakan APBD. Tapi jangan sampai itu justru menunda realisasi pembangunan yang dibutuhkan warga.
Sebab, sesuai jadwal proyek yang sudah diumumkan Maret lalu, semestinya semua tender lelang sudah masuk ke dinas sehingga dananya bisa dicairkan, dan proyek bisa segera berjalan. “Yang pasti rendahnya penyerapan ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk menilai kinerja eksekutif,” tandas Punjul. st11

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "