Home » Surabaya Metro

Kios Stasiun Wonokromo Dibongkar Paksa

SURABAYA - SURYA-Sebanyak 53 kios di Stasiun Wonokromo yang ada di depan Darmo Trade Center digusur jika sampai akhir Mei ini pemilik yang telah habis masa sewanya tidak mau membongkar sendiri.

“Tindakan tegas diambil untuk mendukung revitalisasi stasiun,” tegas Kepala Stasiun Wonokromo, Djainuri, Jumat (29/5). PT KA Daops VIII, kata Djainuri, tidak lagi memperpanjang lahan untuk kios yang telah berlangsung 10 tahun. Pertimbangannya, selama berdiri puluhan kios, kawasan itu menjadi kumuh. Padahal kawasan itu dinilai sebagai salah satu muka Surabaya.

Karena tidak diperpanjang, pihaknya berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya dan memagari lahan milik Stasiun Wonokromo di Jl Stasiun dengan beton. Tinggi pagar yang hampir menutupi kios membuat pemilik kios mati kutu sehingga tidak dapat berjualan lagi. Surat pun dikirimkan kepada 53 pemilik kios agar mau membongkar sendiri kios.

Meski bangunan dibongkar paksa, PT KA Daops VIII, kata Djainuri tidak akan memberi ganti rugi karena tenggat waktu pembongkaran sudah diberikan.

Selain membongkar kios, area parkir kendaraan di Stasiun Wonokromo juga akan ditata lebih baik agar tidak kelihatan semrawut. Bahkan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, penumpang KA eksekutif dari Jakarta, Bandung, Jogjakarta, dan Banyuwangi menuju Surabaya sekarang juga dapat turun di Stasiun Wonokromo. Sebelumnya KA eksekutif hanya singgah di stasiun besar, seperti Stasiun Pasar Turi dan Stasiun Gubeng. “Berbagai terobosan itu merupakan upaya kami mengubah image Stasiun Wonokromo yang kumuh dan jorok,” imbuh Djainuri.

Kepala Humas PT KA Daops VIII Surabaya, Sugeng Prijono, membenarkan program revitalisasi di Stasiun Wonokromo. “Dengan strategi ini kami berharap masyarakat makin banyak yang menggunakan jasa kereta api,” tukasnya. uji

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "