JAKARTA | SURYA Online - Pasangan capres-cawapres Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto yang hadir belakangan dibanding dua pasangan bakal capres-cawapres lainnya di gedung KPU justru mendapat nomor urut paling awal yaitu nomor 1.
Dalam acara pengundian nomor urut pasangan capres-cawapres untuk pilpres di Gedung KPU Pusat Jakarta, Sabtu (30/5), pasangan Megawati-Prabowo datang sekitar pukul 09.15 WIB meski seharusnya acara dimulai pada pukul 9.00 WIB.
Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono datang paling awal sekitar pukul 08.50 WIB, sementara Jusuf Kalla (JK)-Wiranto datang sekitar 5 menit kemudian.
Kedua pasangan itu setelah saling bersalaman kemudian menunggu kehadiran pasangan Megawati-Prabowo. Saat pasangan Megawati-Prabowo datang, JK dan Wiranto langsung menghampiri keduanya untuk bersalaman. Wiranto dan Megawati bahkan sempat saling mencium pipi.
Setelah itu, SBY dan Boediono juga menghampiri Megawati dan Prabowo untuk saling bersalaman. Pertemuan dan salaman SBY dan Megawati ini merupakan pertemuan keduanya yang pertama sejak lima tahun lalu.
Ketiga pasangan itu kemudian mengambil tabung berisi kertas bertuliskan nomor urut, dimulai dari pasangan yang pertama kali mendaftar yaitu JK-Wiranto, dilanjutkan oleh Megawati-Prabowo dan pasangan SBY-Boediono.
Ketiga pasangan kemudian membuka secara bersama-sama kertas yang mereka dapatkan, dan pasangan Megawati-Prabowo mendapat nomor urut satu, pasangan SBY-Boediono mendapat nomor dua sedangkan pasangan JK-Wiranto mendapat nomor urut tiga.
Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary setelah penetapan nomor urut itu menjelaskan empat ketentuan KPU menjelang pelaksanaan pilpres.
Pertama, dalam hal pasangan atau salah satu pasangan mundur maka parpol atau gabungan parpol dilarang menarik calonnya atau pasangan calon yang ditetapkan.
Kedua, salah seorang dari calon atau pasangan calon dilarang mengundurkan diri terhitung sejak ditetapkan, ketiga dalam hal parpol dan gabungan parpol menarik pasangan calon atau salah seorang pasangan calon maka parpol atau gabungan parpol tidak dapat mengusulkan calon pengganti. Dan keempat dalam hal pasangan calon atau salah seorang calon mengundurkan diri maka parpol atau gabungan parpol tidak mengusulkan calon pengganti.
Ketua KPU juga mengingatkan pasangan calon untuk tidak melakukan kampanye di luar jadwal yang telah ditentukan yaitu 2 Juni-4 Juli termasuk iklan di TV dan media massa lainnya.
Setelah berfoto bersama ketiga pasangan itu meninggalkan ruangan, diawali oleh pasangan Megawati-Prabowo, diikuti SBY-Boediono dan terakhir pasangan JK-Wiranto. ant
Editor : Sugeng Wibowo