Home » Berita Terkini

Kantor Intelejen Pakistan Diledakkan, 30 Orang Tewas, 250 Luka-Luka

LAHORE- SURYA -Sebuah ledakan keras terjadi di dekat kantor polisi dan kantor intelejen di Lahore, Pakistan, Rabu (27/5). Ledakan yang berasal dari bom mobil ini menewaskan sekitar 30 orang dan melukai 250 lainnya. Serangan ini diduga terencana dan terorganisir, mengingat berlangsung di area paling sibuk di Lahore, Mall Road.
Serangan dimulai saat empat orang yang masing-masing memegang senjata turun dari sebuah mobil. Mereka kemudian melepaskan tembakan ke arah gedung intelejen. Ketika pihak keamanan membalas tembakan mereka, ternyata kelompok tersebut telah menyiapkan ledakan yang lebih besar dari mobil yang mereka tumpangi. Gedung intelejen dan kantor polisi pun luluh lantak seketika.
“Hingga saat ini kami menduga ini serangan bunuh diri. Kami masih belum bisa mengungkapkan hal yang pasti hingga penyelidikan usai,” ujar Menteri Dalam Negeri, Rehman Malik.

Menurut Malik, ada kemungkinan serangan ini berhubungan dengan gerakan militan Taliban yang berasal dari wilayah baratlaut Swat Valley. Maklum saja, Lahore merupakan kota kedua terbesar di Pakistan, yang dekat dengan perbatasan India. Dan serangan kemarin merupakan serangan ketiga terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Toh hingga saat ini masih belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Tapi pihak kepolisian telah menangkap dua orang tersangka.

Ledakan merobohkan beberapa gedung yang ada di wilayah bisnis tersebut. Atap salah satu ruangan operasi Rumah Sakit yang berada di dekat lokasi kejadian ikut roboh, melukai 20 orang. Rekaman CCTV menunjukkan korban-korban yang terluka dibawa petugas medis menuju ambulans yang tersebut. Petugas penyelamat mencoba menyisir bekas ledakan, mencari korban yang terperangkap di bawah reruntuhan gedung.

“Saat ledakan terjadi, segalanya menjadi gelap gulita di hadapan saya. Ledakan dan tembakan silih berganti, seolah-olah tengah berlangsung peperangan di sana,” ujar Muhammad Ali, salah satu saksi mata.

Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari langsung mengeluarkan pernyataannya dan rasa prihatinnya atas hilangnya nyawa orang-orang yang tidak berdosa.

Sementara itu, disinggung apakah pihak militer Pakistan akan menekan militan Taliban yang disebut-sebut bertanggung jawab atas serangan tersebut, Malik menegaskan, pihak intelejen Pakistan bekerja setiap hari untuk meyakinkan keamanan di negara tersebut.

“Musuh-musuh Pakistan mencoba melakukan cara terbaiknya untuk mengganggu stabilitas keamanan negara ini,” ujar Malik.

Bulan Maret lalu, terjadi serangan di pusat akademi kepolisian di Lahore. Saat itu sekelompok pria bersenjatakan granat tiba-tiba menyerang petugas polisi yang ada di akademi tersebut.
Di bulan yang sama, sekelompok pria bersenjata juga menyerang sebuah bis yang mengangkut rombongan tim kriket asal Sri Lanka, di kala perjalanan mereka menuju stadium jelang pertandingan. Serangan terkoordinir ini menewaskan sopir bis dan enam polisi Pakistan, juga melukai delapan pemain kriket Sri Lanka. ap/cnn/tis

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "