DENPASAR | SURYA Online - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, Bali, kembali menerima seorang pasien dengan dugaan terjangkit virus influenza A-H1N1. Pasien itu adalah seorang laki-laki asal Osaka, Jepang, KA (50).
Ia dilarikan ke RSUP Sanglah beberapa saat setelah tiba di Bandar Udara Ngurah Rai dengan pesawat Japan Airlines 715, Kamis (28/5) dini hari sekitar pukul 02.13 Wita. Ia kini diisolasi di Ruang Isolasi Nusa Indah dengan pengawasan super-ketat.
Sekretaris Penanggulangan Influenza A-H1N1 RSUP Sanglah, dr Ken Wirasandhi, mengungkapkan, KA sudah mengeluhkan kondisi badannya saat di dalam pesawat. Kru pesawat tumpangan KA pun lalu berkoordinasi dengan petugas Bandara Ngurah Rai yang langsung membawanya dengan ambulans beberapa saat setelah mendarat.
“Tanda-tanda kecurigaan serangan influenza itu ditemui pada diri pasien. Ia antara lain mengeluh mengalami sakit tenggorokan, suhu tubuhnya 38 derajat celsius, dan mengalami pilek,” kata Ken.
Pihak RSUP Sanglah telah mengambil sampel darah dan hapusan cairan tenggorokan pasien yang akan segera dikirim ke Balai Penelitian Veteriner di Bogor, Jawa Barat. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan VCR (visual conversion eeaction) dan serologi. Pasien juga sudah diberi oseltamivir.
Kepada petugas rumah sakit, KA mengaku datang seorang diri ke Bali dengan tujuan berwisata selama beberapa hari. Ia mengaku tidak pernah kontak dengan pengidap virus A-H1N1. Namun, ia mengaku bahwa salah satu anaknya di Osaka, beberapa saat sebelum kepergiannya ke Bali, tengah menderita demam.
Pasien KA adalah pasien kedua yang dirawat di RSUP Sanglah dengan dugaan terjangkit virus influenza A-H1N1. Pada pekan pertama bulan Mei lalu, rumah sakit rujukan utama di Bali itu menerima seorang perempuan asal Belanda, Michelle van Derson (32). Setelah beberapa hari dirawat, tim dokter akhirnya menyatakan dia negatif terjangkit virus itu. Ia pun diperbolehkan keluar rumah sakit dan dibebaskan berwisata di Pulau Dewata. ben/kcm
Editor : Sugeng Wibowo