TERNATE | SURYA Online - Seorang perwira di Detasemen POM XVI Ternate, Maluku Utara (Malut), Kapten Markus Gunawan (35), diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri di Kantor Den POM XVI pada Rabu (27/5) kemarin malam.
“Penyebab tewasnya Kapten Markus tersebut masih dalam penyidikan. Namun, sesuai informasi yang ada, penyebabnya akibat bunuh diri,” kata Komandan Den POM XVI Ternate Letkol Kisman Rianto di Ternate, Kamis (28/5).
Berdasarkan informasi yang didapat, Kapten Markus tewas akibat peluru dalam pistolnya yang tengah dibersihkan meledak dan mengenai kepalanya tanpa sengaja.
Markus, pada Rabu (27/5) Malam datang ke Kantor Den POM XVI Ternate yang terletak di kawasan Jalan Pahlawan Revolusi. Saat itu ia meminta pistol ke salah seorang petugas piket dengan alasan akan dicatat nomor registrasinya.
Setelah itu, Markus masuk ke ruangannya, dan beberapa saat kemudian terdengar letusan pistol. Ketika dicek di ruangan, ia sudah tergeletak dan kepalanya tampak tertembus peluru.
Korban langsung dilarikan ke RSU Chasan Boesoerie Ternate. Belum diperoleh keterangan apakah Markus yang baru setahun bertugas di Ternate itu sudah meninggal saat di bawa ke RSU.
Kamis (28/5) pagi, korban diterbangkan ke Malang, Jawa Timur (Jatim), untuk dimakamkan. Istri korban saat kejadian tidak berada di Ternate karena sedang pulang ke Malang.
Keterangan dari sejumlah rekan korban di Den POM Ternate, menyebutkan bahwa korban selama ini selalu bersikap baik dan tidak pernah mengaku memiliki masalah dengan orang lain, hanya mengaku pernah menderita penyakit malaria tropika. ant
Editor : Sugeng Wibowo