Didemo Warga Miskin, Kades Mengundurkan Diri

Bondowoso-Surya-Ratusan warga miskin Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan, Bondowoso demo di kantor desa setempat, Selasa (5/5). Massa menuntut Supardi, Plh Kades Bandilan dan seluruh perangkat desanya mundur karena diduga menilep jatah beras miskin (raskin) sebanyak 4.770 kg.

“Kami minta Supardi segera mengundurkan diri sebagai plh kades. Sebab, dia sudah menilep jatah beras untuk warga miskin,” ujar Suryanto, tokoh masyarakat desa setempat.
Menurut Suryanto, demo warga itu sebagai bentuk aplikasi kekecewaan terhadap kades yang telah menilep jatah raskin. “Saya sangat kecewa, karena dia sebagai plh kades tidak mengutamakan kepentingan warganya,” tandasnya.

Aksi ratusan warga miskin itu rupanya membuat nyali Supardi ciut dan langsung menyatakan mengundurkan diri sebagai Plh Kades Bandilan melalui Camat Prajekan. Dikatakan Suryanto, jatah raskin bulan Mei dan April yang digelontorkan untuk warga miskin di desanya jumlahnya mencapai 42.930 kg. Namun kenyataanya yang didistribusikan kepada warga hanya 38.160 kg. “Lantas kemana jatah raskin sebanyak 4.770 kg, kalau tidak ditilep,” paparnya.

Nahrawi, warga lainnya berharap kasus penilepan jatah raskin itu tidak hanya diselesaikan dengan pengunduran diri Supardi sebagai plh kades, melainkan diproses secara hukum. “Enak saja jadi pejabat yang korupsi, hanya cukup dengan mengundurkan diri dan tidak diproses secara hukum. Coba kalau orang kecil yang salah, langsung ditangkap,” tegasnya.

Camat Prajekan, Muhammad Holis mengatakan, pihaknya telah memfasilitasi aspirasi masyarakat dan Supardi telah menyatakan mengundurkan diri sebagai Plh Kades Bandilan. “Supardi sudah menyatakan kepada saya telah mengundurkan diri sesuai keinginan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Prajekan AKP H Siswoyo saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui secara pasti kasus penilepan raskin yang terjadi di Desa Bandilan. “Kalau nanti memang terbukti, kita akan tetap proses sesai dengan prosedur,” ujarnya.st6

Dibaca: 38 kali

  • Editor : jps

Kirim Komentar