Home » Nasional & Politik

Wiranto : Partai Kecil Juga Diperlukan

JAKARTA - SURYA- Rapat pimpinan pusat Partai Hanura memberi mandat penuh bagi sang Ketua Umum Wiranto untuk menentukan arah koalisi. Wiranto pun mengaku lebih leluasa.
“Saya lebih leluasa untuk melakukan langkah-langkah politik,” ujar dia di Graha Inti Fauzi, Jl Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Rabu (29/4).

Kewenangan itu diberikan dalam forum rapat yang dihadiri seluruh jajaran pimpinan Hanura. Menurut Wiranto, saat ini sudah ada kejelasan sikap dari partai untuk menentukan dengan siapa akan koalisi.
Terkait kemungkinan berkoalisi dengan Partai Golkar, Wiranto mengaku hal tersebut masih terbuka lebar. Namun pihaknya kini tidak hanya menjalin komunikasi dengan Golkar saja, partai lain pun masih dijajaki. “Ada beberapa tim yang berkomunikasi dengan partai-partai kecil,” tambahnya.

Sebelumnya, santer disebutkan bahwa Wiranto akan digandeng Jusuf Kalla sebagai cawapres. Namun saat dikonfirmasi, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Iskandar Manji belum bisa memastikan. ”Belum ijab kabul. Itu masih dalam proses. Tunggu perkembangan besok (Rabu),” ujar Iskandar.kcm/dtc


Golkar Jatim Segera Kumpulkan DPD II

SURABAYA- SURYA - Tak ingin kecolongan kembali, DPD I Partai Golkar Jatim bakal memanggil pengurus DPD II kabupaten/kota se Jatim. Meski sebelumnya, Golkar Jatim sempat mewarning para DPD yang bermanuver dengan hadir di Hotel Aryaduta, Jakarta lalu. “Pasti kami akan kumpulkan mereka, nanti setelah kami menggelar rapat harian,” ujar Machmud Sardjujono, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Rabu (29/4).

Rencana mengumpulkan DPD kabupaten/kota selain untuk menyolidkan gerakan, juga untuk persiapan dalam pertarungan pilpres 2009 mendatang. “Banyak hal yang dibicarakan, diantaranya bagaimana langkah ke depan setelah partai menetapkan siapa calonnya,” katanya.

Menurutnya, Golkar Jatim tidak ingin, DPD-DPD II ini berjalan sendiri-sendiri. “Mereka adalah pihak yang memiliki massa di daerah masing-masing, karena itu perlu bagi kami untuk mengumpulkan,” ujarnya.
Sementara itu, DPD Jatim masih mengharap Golkar berkoalisi dengan Partai Demokrat.

Meski, Golkar Jatim tetap menjagokan Jusuf Kalla sebagai capres, namun, jika upaya ini tak memenuhi kenyataan, maka Golkar akan lebih baik jika membangun koalisi dengan Demokrat. “Kami menyarankan untuk mempersiapkan nama-nama alternatif sebagai cawapres, jika benar-benar bergabung dengan Demokrat. Tentunya, bagi kami nama yang utama yakni ketua umum,” ujarnya.bet

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "