Dr Naek Akui Derita Model Manohara Parah

Beredar Foto-foto Mesra Manohara-Pangeran,

Daisy Bantah Jual Anak Demi Harta

JAKARTA | SURYA - Tragedi memilukan yang dialami Manohara Odelia Pinot yang diduga disiksa oleh suaminya, Tengku Muhammad Fakhry, putra Raja Kelantan Malaysia, ternyata pernah dikonsultasikan oleh model cantik Indonesia tersebut kepada Dr Naek L Tobing.

Pakar seksologi tersebut mengakui pernah menangani pasien bernama Manohara Odelia Pinot, model yang terpilih dalam ‘100 Pesona Indonesia’ di Majalah Herper’s Bazaar. Dokter kelahiran Samosir, Tapanuli, Sumatera Utara itu menyebutkan Manohara mendatanginya sekitar awal tahun ini.

“Dia konsultasi sebanyak satu kali. Kalau permasalahannya apa? Wah itu rahasia pribadi mereka. Tapi ada konflik lah antara mereka dengan sana (suami Monahara),” ungkap Naek saat dihubungi lewat telepon, Selasa (21/4) malam.

Naek tetap bungkam terkait masalah yang diutarakan Manohara kepadanya. Namun Naek mengakui masalah atau penderitaan yang dialami Manohara cukup berat. Dan bila hal itu terus berlanjut, Naek memperkirakan dampaknya akan cukup parah.

“Kalau itu (problem) berlanjut terus, jadi parah lah,” katanya. Untuk bisa membeberkan permasalahan yang menjadi bahan konsultasi Mano, panggilan Manohara, Naek mengaku memerlukan izin dari pihak keluarga.

Daisy Fajarina, ibu Manohara, mengatakan putrinya mengalami penyiksaan dan penganiayaan dari suaminya, Tengku Muhammad Fakhry, Pangeran Kerajaan Kelantan. Penyiksaan itu termasuk dada Manohara yang disilet oleh suaminya. Hal itu diketahui dari cerita langsung sang buah hati setelah menikah 26 Agustus 2008 lalu. Baru dua bulan hidup berumah tangga, karena kerap dianiaya, Manohara terpaksa kabur dan kembali ke Indonesia. Namun Daisy tidak membeberkan kekerasan yang dialami putrinya, apakah termasuk kekerasan seksual.

“Saya tidak bisa menunjukkan semuanya, karena itu rahasia dia. Saya mesti izin kepada anak saya, karena itu menyangkut pribadi dia. Juga belum tentu boleh. Tapi dari catatan tersebut, menunjukkan kalau dia cukup tersiksa,” kata Daisy yang berharap Manohara bisa kembali ke Indonesia dengan selamat.
Apabila Manohara mengonsultasikan penderitaannya kepada Dr Naek L Tobing sekitar awal 2009, itu berarti terjadi ketika model yang masih berusia 17 tahun tersebut sedang kabur dari suaminya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Manohara dan Tengku Fakhry menikah pada 26 Agustus 2008 di Kelantan pada saat usianya 16,5 tahun. Namun seperti penuturan ibunya, Manohara mengaku kerap diperlakuklan kasar oleh suaminya. Sampai kemudian Manohara kabur pulang ke Jakarta.

Tapi setelah itu, keluarga Daisy sering kedatangan tamu yang mencoba membawa kembali Manohara ke Kuala Lumpur.

Sampai akhirnya Tengku Fakhry membujuk dengan mengajak ibadah umrah bersama. Karena niatnya baik, keluarga Manohara mengizinkan. Maka pada 25 Februari 2009, berangkatlah mereka menuju Jeddah, Arab Saudi, dengan pesawat MAS. Daisy dan Dewi, kakak Manohara, juga diajak serta umrah.Namun pada 9 Maret 2009 saat rombongan bermaksud kembali ke Jakarta, Tengku Fakhry membawa paksa Manohara menaiki pesawat Challenger 300 milik Berjaya Air dengan nomor reg 9MTAN dan langsung terbang ke Kuala Lumpur meninggalkan Daisy dan Dewi di Bandara Jeddah, Arab Saudi. Karena itulah, Daisy menyebut Tengku Fakhry telah menculik dan menyekap anaknya yang hingga kini tak diketahui nasibnya.

Manohara adalah putri kedua pasangan Daisy Fajarina dan Reiner Pinot Noack, pria berkebangsaan Prancis. Dari pernikahan yang berakhir dengan perceraian ini, Daisy memiliki dua putri yaitu Dewi Sari Asih dan Manohara Odelia.

Sedangkan Tengku Fakhry merupakan putra Raja Kelantan, Sultan Ismail Petra. Ibunya bernama Tengku Anis. Fakhry, yang merupakan putra ketiga, memiliki tiga saudara. Masing-masing Tengku Muhammad Faris Petra, Tengku Muhammad Faiz Petra dan Tengku Amalin A’lshah Putri.

Raja Kelantan Bungkam
Sementara itu, Raja Kelantan tak mau menjawab atau membantah tudingan bahwa Putra Mahkota Kelantan telah menculik, menyekap dan menyiksa Manohara Odelia Pinot. Kabar bungkamnya Raja Kelantan itu diperoleh Ibunda Manohara, Daisy, dari Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Malaysia.
Menurut Daisy, Dubes RI di Malaysia Da’i Bachtiar sudah mencoba membantu menghubungi Raja Kelantan. “Pihak kerajaan bilang tidak mau memberi jawaban,” kata Daisy.

Karena nasib anaknya semakin tidak jelas, maka Daisy akan mengadukan masalah kekerasan terhadap putrinya itu ke Komnas HAM pada Kamis (23/4) besok. Langkah ini ditempuh setelah semua jalur pertolongan belum membuahkan hasil. “Saya pernah mencoba melapor ke kepolisian di Kuala Lumpur, tetapi setelah mendengar kronologi laporan saya, malah saya dicekal oleh pihak imigrasi Malaysia,” katanya.

Hal yang menyedihkan bagi keluarga Manohara adalah keyakinan Tengku Fakhry, bahwa tak ada yang akan membela gadis kelahiran Jakarta, 28 Februari 1992 itu. “Dia bicara seperti itu di depan saya, di depan mama. Dia bilang begini, ibu tak perlu bela. Ibu, di Indon semua bisa dibeli,” ungkap kakak Manohara, Dewi Sari Asih, Selasa (21/4).

Sementara itu, tidak saja Perwakilan RI di Kuala Lumpur yang menerima laporan dari keluarga Manohara. Pengacara keluarga Mano, OC Kaligis pun mengirim surat kepada KBRI Kuala Lumpur. “Ada juga surat dari OC Kaligis datang beberapa minggu lalu,” ujar Wakil Dubes RI untuk Malaysia, Tatang B Razak, Selasa.

Tatang mengatakan, KBRI Kuala Lumpur akan menanggapi setiap aduan yang berkaitan dengan nasib WNI di Malaysia dengan memberikan perlindungan. Namun hal tersebut harus dilakukan sesuai prosedur dan hukum yang berlaku di Malaysia.

Di tengah mencuatnya berita penyiksaan Manohara oleh suaminya, muncul foto-foto Manohara yang tampil mesra dengan suminya di depan publik akhir-akhir ini.
Sejumlah foto Mano dan Fakhry dipublikasikan di sejumlah blog-blog pribadi. Misalnya saja rebena.blogspot.com. Dalam profilnya, si pengelola blog menyebut dirinya seorang pelajar berumur 17 tahun dan tinggal di Kelantan.
Blog yang aktif sejak 2006 itu menampilkan foto-foto perempuan cantik itu saat sedang bersama ibu-ibu. Foto-foto Mano itu di-up load pada 15 April 2009. Dalam kesempatan itu, Mano tampak berfoto bersama sejumlah ibu berjilbab. Ada juga foto yang menampilkan Mano tengah membuat kue.

Mano yang di Kerajaan Kelantan mendapat gelar Cik Puan Temenggong itu tampak cantik dengan baju muslim dan kerudung oranye muda. Senyuman juga tak pernah lepas dari bibir Mano.

Foto-foto bahagia Mano juga muncul di blog toughlane.blogspot.com. Blog yang aktif sejak April 2009 ini mengunggah beberapa foto yang menampilkan kemesraan Mano-Fakhry. Foto-foto yang diberi judul Romantic, Romantik, Romantis itu dipublikasikan pada 13 April 2009. Salah satu foto memperlihatkan Mano dan Fakhry sedang makan di sebuah restoran. Di dalam foto tersebut, keduanya terlihat mesra.

Foto lainnya menampilkan saat Mano dan Fakhry menghadiri suatu event. Mano terlihat tersenyum sambil memegang kamera. Sementara Fakhry di sebelahnya tampak tertawa.

Ada juga foto-foto saat Mano-Fakhry berkunjung taman anggrek. Pasangan itu terlihat berbahagia dengan setelan putih hitam. Tidak terlihat ada ketakutan atau kecemasan dari raut wajah Manohara.
Ketika ditanya soal foto-foto yang tersebar di internet, Daisy menukasnya, “itu kan foto-foto dokumentasi. Sudah lama.”

Daisy menuturkan, selain ceita langsung, peristiwa penyiksaan itu juga dia peroleh dari seseorang yang sangat dekat dengan Istana Kelantan, bahwa keluarga kerajaan Kelantan memperlakukan Manohara seperti sebuah properti milik mereka yang bisa diperlakukan bagaimana saja.
Mereka mengambil banyak gambar Manohara untuk membuktikan bahwa dia dalam keadaan baik dan bahagia. Sumber tersebut menyebutkan kalau Manohara selalu dipaksa untuk terus tersenyum kepada public, kata Daisy.
Menurut Daisy, sebagai perempuan yang masuk dalam keluarga kerajaan karena ikatan pernikahan, Manohara tidak bisa melangkah sembarangan. “Kemana Manohara pergi dan melangkah, selalu ada yang menjaga,” kata Daisy.

Daisy membantah dirinya menikahkan putrinya dengan Pangeran Kelantan itu beraroma materialistik. “Perlu saya tambahkan bahwa dengan mengawinkan anak saya pada Tengku keadaan kami sama, Alhamdulillah, kami masih tinggal di kontrakan, dan mobil pun kredit,” kata Daisy.

Dikatakan Daisy, dia bersama dua orang putrinya, termasuk Mano, panggilan akrab Manohara sudah 2,5 tahun ini menetap di Jakarta. Sebelumnya dia tinggal bersama suaminya, Reiner, di Cote d’Azur, Prancis. Namun, akibat sang suami terkena kasus, pasangan itu memilih untuk berpisah secara baik-baik.

“Kalau memang tuduhan mereka benar, bahwa saya menjual anak, pastinya saya sudah mempunyai tempat tinggal sendiri, dan saya bersedia memberikan bank statement saya,” jelas perempuan yang didampingi putri pertamanya, Dewi.

Menurut Daisy tuduhan kepadanya itu pertama-tama datang dari Istana Kelantan sendiri. Hal itu terjadi pada saat Mano, kabur ke Indonesia akhir tahun lalu. Daisy disebut membawa pulang anaknya itu karena mengingingkan uang sebesar RM 600 ribu. “Tapi akhirnya mereka mengakui bahwa pernyataan itu tidak benar,” jelas perempuan berjilbab ini. jbp/mun/wk/dt

Dibaca: 1349 kali

  • Editor : jps

Komentar anda

  1. reogjhatillan Rabu, 22 April 2009 - 14:25:45

    harga diri bangsa sudah diinjak,ditindas,dihina,diperkosa
    sampai kapan mau diam?nrimo,mentang2 banyak yang menghamba ke malaysia
    sudah gak sabar nih,ganyang malaysia

  2. nura Rabu, 22 April 2009 - 16:20:27

    waduh-waduh, KALO GITU, WAJAR AJA DULU PRESIDEN SUKARNO BILANG GANYANG MALAYSIA…lha rajanya aja kayak gitu. trus kalo mau dihubungin sama teroris, kan rata-rata lulusan malaysia tuh…trus masalah ngambil-ngambil pulau, ngambil-ngambil batik, reog, dll….duh gemeezzzzz deh gua

  3. nayliya Kamis, 23 April 2009 - 00:02:02

    emank malaysia g kreatip,sirik,amit.dedemit

  4. Adit restu fauzi Kamis, 23 April 2009 - 07:04:46

    Wah,gila raja kyak gitu,sama ja sekelas dng binatang tuh!! Gak ada kata lain harga diri bangsa dah gak ada dmata malaysia..ganyang malaysia !! Pokoknya..!!

  5. Chieta Kamis, 23 April 2009 - 12:40:55

    Sabar za buat Manohara yg kuat moga tahan hadapi cobaan ini, dulu ya dulu ga usah di inget yg sekarang berdoa mga2x kejadian kayak gto ga terulang lage.
    Lupain aza suami macem kayak gtu. Orang gila za ga sekejam itu binatang za masih punya rasa ma hewan terdekatnya, Namnya ok Pangeran tapi ga sebagus hatinya..Jangankan disamain kaya manusia ma binatang za ga pantes…Maksudnya ga da makhluk hidup yg mau disamain kayak hatinya dia..Semua ada pembalasan ko mbak..dia silet mbak siapa tau ntar dia silet mulut n potong pake parang tu tangannya dia sendiri he5x

  6. arri Kamis, 23 April 2009 - 13:20:14

    jangan langsung terpancing emosi, petiklah hikmah disebaliknya…maka para ibu2 jangan tergiur harta dunia, hingga anaknya dikawinnya sama orang yg ga jelas perilakunya. udah anaknya cantik, berbakat, kenapa juga masih silau??

  7. romyrei Kamis, 23 April 2009 - 13:47:56

    malaysia mmg ttangga paling licik dan bulus,,tahun1950an PM malaysia T.Abdul rahmanm pernah menginjak2 foto bung karno dan Lambang negara kt garuda pancasila..padahal malaysia masih bernama malaya..makanya bung karno marah besar..krn itu merupakan hinaan besar bg bgsa indonesia..belum ada dalam sejarah manusia seorang raja/kepala negara yang menginjak2 lambang negara lain..pantas sukarno berujar”bgku malaysia musuh no1..malaysia sangat berbahaya menurut bung karno…tp kayaknya bgsa kt sudah lupa dan terlena dgn muslihat mrk..liat aja pulau sipadan diambil dengan licik..mengirim teroris ke indonesia…mmpatenkan batik,reok dan angklung budaya indonesia menjadi milik mereka,memodali ilegal loging,memukuli,mencambuki dan mennyiksa WNI…pokoknya bg mereka kt ini seperti gajah bodoh yang cepat atau lambat akan mereka bunuh pelan2,,pangerannya aja bejad apa lagi rakyatnya…SBY pun terlalu lembek…masa WNI/nelayan kt dipukuli dia malah berujar “dapat memaklumi hukum malaysia” wah memaklumi atau tdk berani….cb presiden kt masih sukarno ,,,semua tidak akan terjadi…Ganyang malaysia.

  8. dewi Kamis, 23 April 2009 - 13:58:47

    hei!!!Tengku Muhammad Fakhry, putra Raja Kelantan Malaysia, there still GOd!!jangan sombong, meskipun kamu sembunyi dimana, meskipun kamu sembunyikan dimana…God knows… dan Dia akan menolong setiap orang yang berseru kepadaNYa!!!!

    just wait u’r time 2 be executed!!!!

  9. Yosef hariyanto Kamis, 23 April 2009 - 18:51:33

    Negara Malingsi negara biadab….sukanya maling…cuih….

  10. Anin Kamis, 23 April 2009 - 19:17:36

    lebih baik kita putus hubungan diplomatik dengan malaysia.
    Toh kita ngga rugi banyak, karena dari dulu Malaysia selalu merugikan kita.
    Banyak kebudayaan kita dicuri, dan penduduk kita yang dilecehkan
    Kalau sampai hubungan diplomatik putus, saya yakin, mereka yang menyembah-nyembah pada kita untuk kembali lagi sama kita.
    indonesia bisa mandiri tanpa negara hina itu.
    GANYANG MALAYSIA!
    DAN DIHARAP PEMERINTAH INDONESIA CEPAT TANGGAP DENGAN MASALAH INI!

  11. putri mput Kamis, 23 April 2009 - 21:39:58

    MALINGSIA.. G PANTES SEBUTAN TRULY ASIA,, YG ADA BANGSATNYA ASIA, UDAH PEMERITH INDONESIA JNG SO BAIK, MALAHAN BLOK AMBALAT MAU DI KASI PENGURUSANNYA SAMA MALINGSIA.. GMN MARTABAT BANGSA INI ????

  12. sharm Kamis, 23 April 2009 - 23:19:58

    harus sabar.. dimana2 ada manusia begini … jangan kerna bangsa Malaysia kita berbalah… salahkan manusia bukan negara… kerna Beribu rakyat indonesia mencari rezeki di MAlaysia.. fikir2fikirkan…

  13. liga Jumat, 24 April 2009 - 00:05:07

    UDAH NGAK BISA NGAMBIL PULAU LAGI(KARENA DIJAGA TRUS SAMA ABRI) EHHH CEWE-2 NYA YANG DIAMBIL,HEBAT JUGA SIMALING YG SATU INI

  14. abus Jumat, 24 April 2009 - 02:26:19

    Terus terang aja saya anak mlys….udah 7thn di indonesia(kuliah)….nama aja warga negara mlys kami sendiri belom dpt apa apa si,,,,,katanya negara bersatu kaum tapi tetap aja ada kaum yang diketepikan seperti kaum india atau cina….padahal yang memberikan masalah kpd wni kebanyakan-nya kaum majoriti mlys, mana ada kasus kekerasan terhadap wni yg dilakukan oleh kaum minoriti(india)…kami sendiri ga gerti apa kerajaan mlys lupa warganegara mereka juga ada di sini(indonesia)… se enak mereka aja,,,, ini lagi!! benar dia anak dari keturunan raja ga si!!! mungkin pembawa sial kepada keluarga dan negara….anak raja aja gini ga tau cara hormatin wanita apa lagi imigrasi dan kerajaan…ayo dong kalau isu ini enggak benar kenapa raja kelantan masih memilih untuk tutup mulut sebenarnya harus berani katakan yang benar!!!! seseorang yang ga hormat pada wanita tetap aja insan yang ga berguna,,, lupa apa ibu yang melahirkannya juga wanita!!!!! apa yang dikatakan oleh Chieta said benar….semua yang dilakuin pasti ada balasannya….harap sabar ya….

  15. None ofurbizness Jumat, 24 April 2009 - 04:40:11

    What the hell?? Are the stories true?? maybe made up lies to make Malaysians BAD??!!

  16. None ofurbizness Jumat, 24 April 2009 - 04:43:41

    Lupa yah..ribuan orang Indonesia kerja diMalaysia suruh pulang kalo suruh putus hubungan ama Indonesia..gimana cari duit??

  17. yudi Jumat, 24 April 2009 - 08:33:43

    kurang asem…,.!!emang dari dulu raja ama pangeran emang tamak..,dan kejam..,
    arghh..,.cuihh..,.(buang dahak buat malaysia).,!!
    gak TKI,TKW,..,bahkan relasi bisnis buat perusahaan swasta aja ga bisa diajak kerja sama..,,,
    nah sekarang model cantik negara ku juga mo dikuasai,,……….,,,,!!!
    awas malaysia,,,jgn sampe ada terkesan negara tercintaku ini dijajah,.,
    kami yang pejuang IT gak cuma mempertahankan harga diri pake otot aja,kami berani jamin segala macam pertahanan malaysia bisa kami ledakkan!!!!!,,,

  18. bone Jumat, 24 April 2009 - 08:41:50

    wogh apa pantes kelakuan seorang pangeran kaya gitu??!!bukannya itu sama aja kaya binatang?!!!!suami itu harusnya menjadi pelindung buat istrinya,,ehh malah ini sebaliknya..biar dilaknat tuh malingsia suka nyiksa tki!!!!!

  19. yudi Jumat, 24 April 2009 - 08:44:36

    memang nie malaysia (”gw ga bilang semua orangnya!!!tp sebagian”)derajatnya dimata sebagian negara seperti singapore,brunei,indonesia,india,thailand bahkan australia dll,udah macam “yahudi” semua yang bisa jadi kesempatan ga halal ato haram,,semua disabet,,apa aja!!
    mana martabat kau!!!

  20. tilisekitip Jumat, 24 April 2009 - 08:55:36

    sharm said on Kamis, April 23, 2009, 23:19

    “harus sabar.. dimana2 ada manusia begini … jangan kerna bangsa Malaysia kita berbalah… salahkan manusia bukan negara… kerna Beribu rakyat indonesia mencari rezeki di MAlaysia.. fikir2fikirkan…”

    >> cukup sudah rasa sabar ini engku sham………
    umur saya hampir 60, tapi seandainya terjadi perang indonesia vs malaysia, saya akan mendaftarkan diri sebagai sukarelawan…….walaupun hanya sebagai tukang masak, tukang pijit atau tukang bersih2 senapan……he..he…

  21. Meiky Jumat, 24 April 2009 - 09:56:58

    Jangan kaget! Malaysia memang negaranya para preman.

  22. dewi lilik Jumat, 24 April 2009 - 11:19:18

    to sharm malu gak jadi orang malaysia???(eh lu orang malaysia???),to abus salut deh ama comment lu.to eyang tiliseketip terharu saya eyang,hehehe…bener nih usia 60 th?? to yudi..sabar boss,setuju tuh ayo para pejuang IT ganyang malaysia dgn kemampuan kalian,gw yg gaptek dukung deh.eh yudi lo hacker yaa..hehe???!!!

  23. fery ferdy Jumat, 24 April 2009 - 13:41:10

    mungkin ini pelajaran bagi para orang tua jangan mentang-mentang calon menantu anak orang kaya jadi silau akhirnya anak yang jadi korban harus dipikir masak-masak sebelum mengambil keputusan apalagi berurusan dengan negeri jiran itu mereka selalu menghina negara kita, mari kita buktikan pada mereka bahwa bangsa ini bangsa besar kita jangan berkecil hati suatu saat nanti mereka pasti akan mengiba pada kita, dunia ini berputar kadang diatas kadang dibawah ingat itu.

  24. Nugroho Minggu, 26 April 2009 - 00:58:22

    Tidak ada daun jatuh tanpa seijin Tuhan,tidak ada satu kejadianpun tanpa seijin Tuhan.Apapun cobaan yg menimpa Manoharo,ibu serta kakaknya,juga suami Manohara pasti ada hikmahnya.Mungkin hanya Manoharo wanita cantik di dunia yg paling kuat menghadapi cobaan ini.Juga seorang Ibu deasy dan kakak Manohara yang paling kuat di dunia dan berani meminta bantuan dan berteriak keras.Juga suami Manohara lagi disayang Tuhan,sehingga dg kejadian ini mudah2an jadi menyadari kekeliruannya,karena mungkin seluruh dunia minimal negara Indonesia dan Malaysia tahu aibnya.
    Memang kita tidak boleh membeda2kan manusia,tidak boleh terlalu memuji /memandang tinggi pangkat/jabatan orang,akibatnya menjadi orang yg angkuh dsb.Yang patut dipuji hanya Tuhan.Dihadapan Tuhan semua manusia sama,yg membedakan hanya taqwanya.
    Biasanya jk manusia diuji dg cobaan yg menurut ukuran manusia lain berat,akan ditingkatkan nilainya di hadapan Tuhan.Percayalah Tuhan akan menolong Manohara dan keluarga,mudah2an happy ending.Apapun yg kita lakukan hanya kepada Tuhan tempat kita bergantung baik suka maupun duka.Jk kita tidak melakukan hal jahat spt suami Manohara,krn kita lagi dilindungi Tuhan.tks

  25. sonya Selasa, 28 April 2009 - 15:25:19

    makanya bu daisy..cari menantu jgn liat dari harta. maaf saya siy menilai klo ibu menjual anak sendiri. akhirnya skrg manohara yang menderita atas kelakuan ibu

  26. sharen Rabu, 29 April 2009 - 19:22:41

    saya ni sejujurnya orang malaysia kuliah di indonesia. Saya pun sebenarnya malu dengan berita2 ttg malaysia yg banyak beredar belakangan ini. Walaupun saya fikir ini masalah perorangan, tapi ikut mencemarkan nama negara. Plus beliau tu kan anak raja. Agar dia tu patut berhati2 dalam bertindak, kan tdk sedap la kalau dunia kerajaan sampai diterpa gossip miring macam tu

  27. panjero Kamis, 30 April 2009 - 05:40:59

    ya, mungkin kita harus melihat masalah manoharaa ini dengan lebih jernih dan lebih bijaksana, karena masalah pribadi tidak serta-merta menjadi masalah nasional, INDONESIA bangsa yang besar dan bermartabat serta sangat menghargai silaturahmi, malaysia juga pasti negara terhormat yang serumpun dengan indonesia, hanya saja oknum-oknum keluarga kerajaan kelantan seharusnya menunjukkan sikap kesatria, jika memang manohara sehat walafiat ya katakan sehat dan izinkan dia bertemu dengan ibunya, jika dia memang mendapatkan siksaan dari pangeran kelantan ya jujur saja dan minta maaflah, kami bangsa indonesia adalah bangsa yang bermartabat, saya rasa kerajaan kelantan pastilah juga kerajaan terhormat yang kesatria dan terbuka. manohara adalah bagian dari bangsa indonesia dan bangsa indonesia tidak mau dilecehkan dengan hal-hal seperti ini, kita sama-sama ciptaan Tuhan dan tidak ada satupun yang bukan ciptaan Tuhan.

  28. Tria Minggu, 3 Mei 2009 - 00:13:45

    Yaudah lah yah… kita professional aja lah, kita ama Malaysia kan ahlinya sama-sama mebutuhkan..
    ini cukup jadi pelajaran aja buat kita dan Indonesia aja,, jangan sampe kita di injak-injak lagi..
    Malaysia itu bagaikan negara seperti peribahasa “air susu dibalas dengan air tuba”,, Malaysia nggak akan besar seperti ini kalau nggak ada dukungan dari Indonesia,, kita ambil hikmahnya aja yah, ntar juga ada balesannya..
    klo kita ikut-ikutan emosi,, kita juga akan keliatan tolol seperti mereka..

  29. Fazz Jumat, 22 Mei 2009 - 14:53:15

    To be fair, you have to listen to both parties. We here have seen Manohara since then and she looks fine. So far there’s no solid proof of all the alegations made by the mothers. Klu benar punya video atau gambar then show it to the world. Few links with the latest pics of Monohara, you’ll be the judge.

  30. Ufo1111 Minggu, 31 Mei 2009 - 20:24:55

    Hacker2 pendukung Manohara, IQ jongkok lu pade. ngapain ngurusin rumah tangga orang.

    harusnya lu bikin anti virus atau bikin program yg berguna.

    ini bisanya cuma ngganguin situs orang yg gak bersalah.

    emang hacker2 pendukung manohara lebih pantes disebut kampungan.

    Buat hacker Malaysia jgn tiru hacker2 kampungan pendukung manohara.

    aku salut kalau kalian bisa balas ke pengganggunya langsung OKE.

  31. Ardi Gunawan Senin, 1 Juni 2009 - 16:06:01

    SEKARANG BARU TERBUAK BELANGNYA SANG PANGERAN NEGERI KELANTAN, MENURUT GUE KAYAKNYA IA ADA KELAINAN SEX, BUKTINYA DENGAN MENYILET NYILET DADANYA MANOHARA. KALAU YANG NORMAL KAN NGGAK MUNGKIN MELAKUKAN YANG KAYAK GITU.

    SEKARANG PANGERAN INI BENAR BENAR MEMBUAT MALU YANG NGGAK KETULUNGAN PADA KERAJAAN KELANTAN.

  32. Zalinda Ahmad Senin, 1 Juni 2009 - 20:03:10

    Jangan menghina Malaysia sesuka hati saja. Orang Indonesia yang datang ke Malaysia pun banyak juga yang jahat merampok, membunuh, merogol, Berapa ratus ribu rakyat Indonesia di Malaysia? malahan lebih satu juta secara Legal dan haram datang kesini mencari sesuap nasi, apalagi yang karam dilautan nak masuk ke Malaysia. Kenapa tidak tinggal saja di Indonesia? Tidak kurang juga yang bawa lari anak gadis Malaysia ke Indonesia, hidup melarat, sampailah dibawa kembali ke Malaysia, kami disini tak heboh2 macam orang2 Indonesia, ada jalan penyelesaian. Fikirkanlah kalau yang bekerja disini dihantar pulang bertambah pengemis di kota2 Indonesia tu,

  33. Ririn Selasa, 2 Juni 2009 - 00:36:21

    Imigrasi Malaysia juga seringkali tidak hormat dan kurang ajar, saya dan tante saya yang sudah tua pernah ke KL via Singapore, saat di perbatasan saya maju dulu untuk di stamp, uang tunjuk dan semua yang berharga saya titipkan kepada tante saya yang antri di belakang saya, gara2 ini mereka tidak percaya, dan memanggil saya ke ruangan khusus, memaki2 saya bilang ga punya uang jangan kemari, saya sudah jelaskan bahwa ada pada tante saya, lalu tante saya dipanggil juga, dan mereka seperti mencari2 masalah mengatai2 kami Indon BODOH, MISKIN, HINA, dan lain2…sambil bentak2. Gila banget, sungguh ga menghargai turis, dan Indonesia, sehebat apa sih mereka, kok ga ada santun sama sekali. Saya sudah melancong ke negara2 lain, tidak pernah mengalami hal seperti ini.

  34. Ririn Selasa, 2 Juni 2009 - 00:38:33

    Satu lagi, saya sempat kuliah disana, saya dan teman2 sebangsa seringkali diremehkan oleh WN Malaysia, pernah kami memang salah agak berisik di apartemen kami, dan dihampiri oleh org malay yg tinggal di atas kami, datang dengan 2 security India berbadan besar, sambil mengancam mau bunuh kami, trus juga maki2 segala kata2 kotor termasuk anjing, semua indo tak tahu malu, dan lain2 sangat2 kasar.

  35. suherman Selasa, 2 Juni 2009 - 09:49:13

    sudahlah di antara kita jgn lagi ada permusuhan. yang terjadi biarlah terjadi, yang penting kita sudah mengetahi betapa busuk dan hinanya pangeran negeri kelantan, saya sarankan cepat-cepatlah bertobat bagi yang melakukan hal seperti itu, karena azab ALLAH SWT amat pedih. ASTAGHFIRULLAH pabgeran klantan, TOBATLAHHH !!!

  36. blubLerz Kamis, 4 Juni 2009 - 12:41:48

    PARA HACKER INDONESIA.. DI TUNGGU KEMENANGANNYA DALAM PERANG MELAWAN MALAYSIA.. YOU ROCK GUYS !!

Kirim Komentar