SURABAYA | SURYA -PT Asuransi Ekspor Indonesia (Asei) menawarkan kemudahan baru bagi para eksportir. Pasalnya, mulai Mei 2009, ekportir bisa melakukan diskonto wesel ekspor non L/C (Letter of Credit) dengan nilai pembayaran 70-80 persen dari nilai total transaksi.
Sehingga, menurut Presiden Director PT Asei Zaafril Razief Amir, meski kondisi pasar internasional sedang lesu dan ekspor nasional drop sampai 40 persen, diharapkan kinerja ekportir bisa terdongkrak.
“Selama ini kemudahan hanya terbuka bagi perusahaan orientasi ekspor yang sudah mendapatkan wesel ekspor L/C maupun bank guarantee. Kita beri talangan pembayaran secara diskonto,” jelas Zaafril Razief di Surabaya, pekan lalu.
Ia optimistis produk diskonto wesel non L/C ini bakal diminati, mengingat perbankan umumnya tidak mau lagi memberikan diskonto L/C lantaran dianggap berisiko dan cost-nya terlalu tinggi, apalagi memberikan diskonto non L/C.
Menurut Zaafril, memang model open account yang saat ini paling diminati. Sedangkan jika memakai L/C prosedurnya rumit dan harus ada jaminan, itu sebabnya pembeli tidak mau. “Open account prosedurnya lebih mudah dan biayanya ringan. Namun, proses pembayarannya harus nunggu 90 hari,” jelasnya.
Zaafril mengaku, upaya penawaran diskonto wesel ekspor non L/C ini juga didukung kerja sama seluruh Export Credit Agencies (ECA) di manca negara. “Asei kerja sama dengan ECA yang ada di negara tujuan ekspor. Mereka punya semua track record data importir di negara masing-masing, sehingga eksportir tidak perlu khawatir akan terjadi gagal bayar,” kata Zaafril.
Selain diskonto wesel ekspor non L/C, akhir 2009 PT Asei juga akan menggandeng World Bank dalam rangka mendorong pembiayaan ekspor. “Negara kita perlu kredit ekspor bagi eksportir dengan jangka waktu pendek maksimal enam bulan agar risiko ekspor dapat diminimalisasi,” ujarnya.
Untuk menunjang penjaminan pembayaran ekspor, imbuh Zaafril, PT Asei menggandeng 10 bank swasta maupun BUMD/BUMN. Kerja sama dalam hal penerbitan L/C maupun Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) dengan jaminan setara 20-25 persen. ame
Dibaca: 270 kali
Robert Chen Thin
pak kita mau discus dengan siapa ? dan dimana?