SURABAYA | SURYA.CO.ID - KARIER bermusiknya sudah berjalan 15 tahun. Namun, baru beberapa bulan terakhir namanya di kenal luas penyuka musik Indonesia. Vokal khas Joeniar Arif dinilai bakal eksis di industri musik Tanah Air. Mengingat jumlah vokalis solo cowok yang menonjol bisa dihitung dengan jari.
Single pertamanya, Rapuh, dari album perdana Sesungguhnya mendapat respons positif. Joeniar menggabungkan gaya musik pop Babyface serta Boys II Men di album ini. “Saya terinspirasi musik mereka. Boleh dibilang album ini adalah antologi musik pop era 1990an hingga 2000an, sedikit ada sentuhan RnB juga,” ungkap lelaki bernama lengkap Joeniar Arief Sastrasudira ini.
Genre musik ini dipilih karena dia tidak ingin mengesampingkan permintaan pasar di antara idealismenya sendiri. Talenta musiknya sudah diasah sejak dia lulus SMA ketika bergabung dengan kelompok musik 4accappela di Bandung, jajal musik soul-hip hop-RnB dengan The Brown Sugar, coba musik jazz dan pop ketika menjadi backing vokal Buby Chen dan Ruth Sahanaya pada 1997-1999.
Terakhir Joeniar bergabung dengan grup musik RnB Tofu yang bubar April 2007. Selanjutnya Joeniar mengembangkan sayap dengan membuat album solo yang merupakan refleksi perjalanan karier musiknya.
“Boleh dibilang neh album narsis sebab semua saya yang menentukan,” ungkap Joeniar. Entah itu pemilihan lirik dan lagu, aransemen, beat, sound, hingga harmonisasi backing vokal. Tak ayal, karya-karyanya sangat apik, penuh penjiwaan.
Joeniar perlu waktu setahun untuk pengumpulan materi dan dua bulan di studio rekaman. Dua aransemen lagu, Sesungguhnya dan Jika Memang, digarap bareng dengan musisi tuna netra Hendra ‘Wonder’ Jatmika. Sebutan Wonder ditambahkan Joeniar sendiri karena mengingatkannya pada musisi tuna netra Amerika Serikat Stevie Wonder.
Memuluskan karier bermusik di pasar internasional, Joeniar berkolaborasi dengan produser musik asal London, NSG. Hasilnya, lagu By My Side yang terdengar sedikit beda dengan musik pop Indonesia pada umumnya. “By My Side akan dirilis internasional melalui format digital dan bisa di-download,” imbuh lelaki kelahiran Bandung, 18 Juni 1975 ini.
Selain itu, Joeniar sudah memantapkan langkah dengan jadwal wawancara dan tampil di Singapura dan Brunei Darussalam. “Abum saya belum dipasarkan di dua negara itu. Semua berkat radio di Batam. Jadi mereka mengenal lagu-lagu saya,” tutur Joeniar.
Bahkan, ke Brunei sudah dijadwalkan pada 25-26 April 2009 nanti. Itu pun sudah molor dari jadwal semula, 14 Februari 2009. “Rencananya buat kejutan di depan Sultan pada hari Valentine. Eh, batal,” ucap Joeniar. Sebagai gantinya, Joeniar tetap akan tampil di hadapan Sultan dengan membawakan sembilan lagu selama satu jam.
Satu lagi yang khas pada diri Joeniar. Penampilannya di panggung tidak pernah terlepas dari atribut topi bulat, dasi kupu-kupu, atau tongkat. “Ini kan gaya Charlie Chaplin. Saya pengagum beratnya,” ujar Joeniar tersenyum. ida
Dibaca: 248 kali
beatheaven » Blog Archive » SURYA Online | » Joeniar Arif, Satukan Boyz II Men dan Charlie Chaplin
[...] Here is the original post: SURYA Online | » Joeniar Arif, Satukan Boyz II Men dan Charlie Chaplin [...]