Kediri | Surya-Ahmad Adam Al Yahya, bocah kelas 6 SDN 1 Pare, ditemukan tewas di aliran lahar Gunung Kelud, Kali Serinjing, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (30/3). Tubuh mungilnya ditemukan terperangkap di antara celah batu padas, persis di bawah gerojokan air.
Sementara di Pantai Prigi, Kabupaten Trenggalek dua siswi SD terseret ombak ketika sedang bermain di pantai. Namun seorang di antaranya gagal menyelamatkan diri, hingga tewas ditelan ombak.
Ahmad Adam, korban lahar dingin ditemukan terjerambab di kubangan aliran lahar dengan kadalaman empat meter. Tubuh korban terkubur ke dalam lumpur lahar dingin satu setengah meter. Korban ditemukan dalam posisi tangan kanan melambai ke atas tanda minta tolong. Sementara bagian kepala ke bawah terpendam lumpur.
Korban diduga tak mampu melawan terjangan lahar dingin. Saat asyik mandi dan bermain di Kali Serjinjing bersama tiga temannya, Yahya tiba-tiba terseret arus hingga mendekati gerojokan setinggi 2,5 meter. Tubuh korban langsung lenyap di bawah gerojokan deras ini.
anak tunggal pasangan Suryono, 39, dan Hermiyati, 36, warga Gedangsewu, Kecamatan Pare ini, lenyap sejak Minggu (29/3) siang pukul 13.00 WIB. Meski aliran lahar ini telah dangkal karena banjir lahar dingin, pencarian hingga kemarin pukul 03.00 dini hari tak membuahkan hasil. Padahal, Kapolsek Pare AKP Agus Garbo saat itu juga langsung mendatangkan bantuan sepuluh anggota tim SAR Brimob. Pencarian dihentikan dan dilanjutkan pagi hari. Korban baru ditemukan pukul 07.00 WIB.
Sementara peristiwa di Pantai Prigi dialami Putri Aminah, 12 dan Pinkan Ayu Indah Sari, 11, keduanya siswa SDN 2 Tasikmadu warga Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Pada Minggu (29/3) siang sekitar pukul 12.00 WIB mereka terseret ombak saat sedang bermain di tepi pantai bersama teman-temannya. Beruntung Putri Aminah bisa diselamatkan, namun Pinkan yang hilang.
Pencarian oleh Tim SAR dan Polairud sekitar 25 jam akhirnya berhasil menemukan jenazah korban sekitar 300 meter di sebelah barat lokasi mereka terseret ombak. k2/ais
Editor : jps